http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Gubernur Olly Sebut Realisasi APBD TA 2020 Penuh Dinamika Akibat C-19

IMG_20210616_114451

 

MANADO, MediaManado.com – Gubernur Olly Dondokambey SE mengatakan realisasi APBD Tahun Anggaran 2020 penuh dinamika akibat pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly saat Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian atau Penjelasan Gubernur Sulawesi Utara terhadap Ranperda tentang Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat DPRD Provinsi Sulut, Selasa (15/06/2021).

Diketahui, Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Sulut dr Andy Silangen dan dihadiri juga Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, pimpinan Dewan serta anggota Dewan.

Rapat ini juga sesuai rapat Badan Musyawarah DPRD digelar pandangan umum fraksi-fraksi.

Gubernur Olly mengatakan, kegiatan rapat paripurna ini merupakan akuntabilitas terhadap pelaksanaan APBD tahun 2020.

“Sebagaimana diketahui, APBD tahun 2020 dapat dikatakan tahun yang cukup berat, karena banyak dinamika yang cukup berat, salah satunya Refocusing APBD penanganan Pandemi Covid-19,” tuturnya.

“Puji Tuhan pada 3 Mei 2021, BPK RI memberikan WTP terhadap LKPD (APBD TA. 2020) Provinsi Sulut yang sekaligus menjadi pemegang keberhasilan kita bersama mempertahankan 7 tahun berturut-turut. Dan semua ini tak lepas dari kerja sama kita semua,” sambungnya.

Pada sisi pendapatan daerah, Gubernur Olly mengungkapkan bahwa total realisasi pendapatan tahun 2020 adalah sebesar Rp. 3.690.999.213.207,- atau 96,20% dari target yang ditetapkan Rp. 3.834.072.066.454,- .

Gubernur Olly juga menjelaskan tentang realisasi penerimaan pajak, dana perimbangan, realisasi DAM dan realisasi lain-lain.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah melaksanakan APBD tahun 2020 dalam landasan tertib administrasi dan disiplin anggaran dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas atas pelaksanaan anggaran pengawasan dan pemeriksaan oleh pengawas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Olly juga menyampaikan bahwa secara jujur APBD tahun anggaran 2020 belum mampu mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat Sulut, karena diperhadapkan kondisi keterbatasan anggaran.

Gubernur Olly berharap semoga pertumbuhan ekonomi Sulut dapat segera kembali pulih seperti semula.

“Dalam situasi kondisi Covid-19 ini pertumbuhan ekonomi mencapai dengan +1,87% dari tahun 2019 -3,7% artinya dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi 1,87% bertumbuh 5,6% mudah-mudahan di Semester ke-2 pertumbuhan ekonomi kita sudah kembali semula seperti awal-awal pemerintahan ODSK 5,5% pertumbuhan ekonomi,” terang Gubernur Olly.

Nampak hadir Sekdaprov Edwin Silangen SE MS, Asisten Setda Prov. Sulut, Pejabat Tinggi Pratama dan Anggota DPRD Prov. Sulut. (Ferry/*)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*