Mitra, MediaManado.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ratatotok Buyat merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-12, dalam kegiatan tersebut pihak RSUP juga melaksanakan Door Prize serta bagi-bagi makanan yang dirangkaikan dengan kegiatan Vaksin tahap ke-2 bagi masyarakat yang memiliki KTP Indonesia,
Kegiatan HUT RSUP Ratatotok Buyat yang dipandu langsung oleh Humas Ruslan Ibrahim ini pun berjalan penuh dengan kesederhanaan namun tidak menghilangkan semangat juga keceriaan, mengingat saat ini masih dalam suasana HUT Kemerdekaan RI yang ke-76 tahun, kegiatan tersebut pun berjalan lancar dengan mengikuti Protokol Kesehatan yang sangat ketat, Jumat (20/8/2021)
Direktur RSUP Ratatotok Buyat, dr Femi Langi. M.MKes kepada awak mediamanado.com mengatakan, HUT RSUP Ratatotok Buyat yang ke-12 tahun ini ditengah-tengah masa pandemi covid-19, sehingga ini memang sedikit terbatas dengan berbagai kegiatan.
” Kegiatan perayaan HUT yang ke-12 kali ini meski dalam suasana pandemi covid-19 namun tidak mengurangi semangat dan keceriaan yang ada mengiant sekarang masih dalam suasana Hari Kemerdekaan RI, dengan pemberian Gift bagi pegawai dan seluruh pasien yang ada,” ucap Femi Langi.
Terkait pelayanan ia pun menjelaskan, bahwa saat ini pihak rumah sakit terus memberikan pelayaan yang maksimal bagi masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu merasa kuatir.
” Pihak RSUP sampai saat ini terus memaksimalkan pelayaan meskipun dengan sangat ketat karena pendemi ini benar-benar nampak tidak hanya bagi masyarakat namun juga bagi Nakes yang ada, karena ada beberapa Nakes yang terpapar dan saat ini mereka bisa melewatinya serta ada beberapa yang sudah selesai Isolasi dan bisa kembali bekerja,” terangnya.
Ia pun menghimbau agar dimasa sulit seperti ini agar masyarakat bisa meja kesehatan dengan terus mengikuti protokol kesehatan, sehingga bersama-sama kita bisa melewati masa sulit ini dan keadaan bisa kembali normal.
” Pandemi belum berakhir oleh sebab itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kesehatan serta terus mematuhi Protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, sehingga kasus terkonfirmasi bisa berangsung-angsur berkurang dimasyarakat dan juga berdampak baik di rumah sakit dengan berkurangnya pasien sehingga itu pun bisa memberikan kelegaan bagi Nakes,” ujar Langi.
Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah serta Dinas Kementrian Kesehatan atas dukungan serta perhatian besar yang diberikan kepada RSUP Ratatotok Buyat.
” Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Mitra juga dinas kesehatan atas dukungannya sehingga apa yang kami butuhkan baik itu secara umum maupun covid-19 itu bisa tercukupi anggarannya, Obat-obatan, fasilitas penunjang, BHP serta APD bagi Nakes itu dapat tersedia melalui anggaran yang ada,” ungkapnya.
Selain itu , Ia pun menambakan dalam pelayanan Vaksin saat ini pihak RSUP Ratatotok Buyat masih terus menerima masyarakat non domisili, sehingga siapa saja masyarakat yang ingin datang untuk mendapatkan vaksin tahap ke-2 itu diperbolehkan selama persediaan vaksin tersedia.
” Pihak Rumah sakit masih menerima masyarakat yang ingin datang untuk menerima suntikan Vaksin covid-19 tahap kedua, pelayanan vaksin ini pun sudah dimulai sejak hari Rabu, Kamis dan sekarang Jumat,” ucapnya Langi
Kusus untuk tenaga Nakes sesuai dengan Program Kementrian Kesehatan, bagi Nakes yang ada di RSUP Ratatotok Buyat ini sudah melaksanakan vaksin tahap ke-3
Sampai saat ini stok vaksin sesuai dengan data bagi masyarakat yang sudah menerima vaksin pertama itu masih aman, akan tetapi sampai saat ini masyarakat yang datang belum semua.
” Saya berharap agar masyarakat jangan takut untuk divaksin karena ini demi kita sendiri, keluarga dan orang lain. meskipun kalau sudah divaksin bukan jaminan untuk tidak terjangkit virus covid-19, tetapi paling tidak kita sudah punya Imun dan kekebalan sehingga jika terpapar tidak berdampak sakit berat. Juga vaksin ini Aman dan Halal bagi kita semua,” jelasnya
” Harapannya kedepan semua semakin baik dengan kita bisa melewati pandemi ini dan rumah sakit buyat semakin maju dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat ratatotok buyat dan sekitarnya,” pungkas dr Femi Langi.
(Alfian)









