
MANADO, MediaManado.com – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik dr Margret Karolin Natasa mengajak seluruh elemen Pemuda Katolik di tanah air untuk bersama sama memberi diri dan berjuang untuk gereja dan bangsa Indonesia.
“Kita sebagai Pemuda Katolik bersama sama berjuang untuk kesejahteraan, keadilan dan kesatuan bangsa, sekaligus bersama gereja, kita turut merasakan sukacita dan tawa, pun dalam tangis,” tandas Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Natasa saat melantik dan mengukuhkan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Sulut, Sabtu (22/7) di Graha Gubernuran Manado.
Menurut Karolin, Pemuda Katolik tidak berada di ruang hampa. Bupati Landak Kalimantan Barat itu meminta Pemuda Katolik memberikan sumbangsih yang nyata.
“Mungkin ada yang merasa sumbangannya terlalu kecil. Tapi barangsiapa yang setia pada perkara kecil akan diberikan perkara besar,” katanya.
Pemuda Katolik Komda Sulut harus memiliki semangat baru dengan iman Katolik. Dan Iman merupakan roh penggerak semua pergerakan.
“Pemuda Katolik telah ikut serta memperjuangkan kemerdekaan. Itu sumbangan kita,” tambahnya.
Karolin berharap Pemuda Katolik tidak jauh-jauh dari hirarki. Tidak boleh juga marah jika belum diakomodir.
Dia pun memberikan motivasi soal Pemuda Katolik di tempat-tempat dimana Pemuda Katolik menjadi sangat minoritas seperti di Aceh dan Jambi memiliki “semangat tempur” tinggi.
Pemuda Katolik harus bersatu dengan berbagai elemen, bersatu menjaga NKRI misalnya dengan GP Anshor termasuk harus mendukung Perpu pembubaran ormas anti Pancasila.
Karolin mewajibkan semua menjalin persatuan dan kesatuan, karena kerusuhan hanya akan menyengsarakan. Dan Pemuda Katolik siap membentuk kader serta merekomendasikan untuk ikut membantu, misalnya di KPU, Panwaslu dan lain sebagainya.
“Pemuda Katolik juga harus melawan narkoba. Narkoba bisa berton-ton masuk di desa,” tegas Karolin.
Sementara itu Sekprov Edwin Silangen SE MS dalam sambutannya mewakili gubernur mengatakan, bahwa gubernur dan semua jajaran pemerintah provinsi mendukung Pe Pemuda Katolik Komda Sulut.
“Dengan potensi dan sumber daya di segala bidang, Pemuda Katolik harus dapat memenuhi perannya. Memberikan kontribusi bagi pembangunan,” katanya.
Pengurus yang baru harus inovatif, semua Pemuda Katolik juga harus menjauhi narkoba, miras dan tindak kekerasan.
Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sulut dihadiri oleh Sekprov Edwin Silangen SE MS, Ketua Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado Edwin Kindangen yang juga kepala biro pembangunan Sulawesi Utara dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Janny Lukas.
Dari pengurus pusat juga hadir Ketua Bidang Organisasi dan Kaderarisasi Stefanus Asat Gusma, dan Ketua bidang hubungan antar lembaga Michelle Wondal (yang membacakan SK Pengurus). Pelantikan dimulai dengan misa yang dipimpin Pastor Marianus Toiyo didampingi Pastor Alex Tamangendar.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sulut Lexi Mantiri sendiri menyebut segala saran termasuk yang diberikan Pastor Marianus dalam khotbahnya diterima seperti peribahasa di ujung cemeti ada emas.
“Potensi ‘emas’ itu ada di dalam diri Pemuda Katolik. Tapi semuanya harus dimurnikan dalam api,” tandas Lexi.
Diapun berterima kasih kepada Ketua Umum Pemuda Katolik dr Margret Karolin Natasa yang telah melantiknya, juga kepada tiga pejabat propinsi, pengurus dan mereka yang telah datang –termasuk Organisasi Kepemudaan (OKP) yang hadir. (fa/*)





