http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Kesbangpol Sulut akan Merilis ORMAS Sah dan Terdaftar

IMG-20210815-WA0061

 

MANADO, MediaManado.com – Maraknya dualisme organisasi dan pengurus Ormas di Sulawesi Utara, membuat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) akan merilis kepengurusan yang sah dan diakui Badan Kesbangpol Sulut, seperti BAMAG, KNPI, Koperasi, Yayasan, Organisasi Keagamaan dan Ormas serta LSM.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Sulut, Evans Steven Liow S.Sos, MM akhir pekan silam.

Menurut Liow, hal ini penting dilakukan karena sering menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

“Dan benar adanya sinyalemen oknum – oknum tertentu memanfaatkan organisasi untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, termasuk menjadikan alat sebagai sarana kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan rakyat, baik di hadapan pemerintah maupun hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan, adanya organisasi ganda dan dualisme kepemimpinan terjadi, karena adanya salah persepsi di tengah masyarakat, karena proses penerbitan Akta Notaris yang seharusnya memperkuat kedudukan dan status berorganisasi di satu sisi, namun di sisi lain membuka ruang bagi oknum- oknum tertentu yang di pusat menyalagunakan keabsahan berorganisasi dengan mendaftarkan organisasi yang sama di pusat (Jakarta) tetapi berbeda. Yang dahulunya hanya satu di daerah- daerah pada akhirnya terbelah dua, bahkan tiga.

Selain itu, lanjut Liow, hal itu juga diakibatkan oleh proses demokratisasi melalui pemilihan pengurus, tidak dilaksanakan, bahkan dengan modal SK Penunjukan Pengurus Pusat, maka seseorang bisa menjadi pengurus, sekalipun tanpa pengakuan.

“Artinya, kita berorganisasi tidak hanya de jure tetapi juga harus de fakto. Ini terjadi karena moralitas dan ambisius seseorang dan segelintir orang yang tidak bertanggungjawab merusak citra organisasi dengan budaya organisasi yang tidak baik,” tandas Liow.

Ia menuturkan bahwa ada pengurus Ormas sejak tahun 1990-an sampai sekarang, tidak diganti-ganti.

“Maka Badan Kesbangpol Sulut tidak akan menerbitkan Surat Keterangan¬† Terdaftar. Bahkan ada oranisasi dari dia, oleh dia, dan untuk dia, ini juga tidak akan diterbitkan SKT-nya. Kami mengimbau agar siapapun boleh berorganisasi, tetapi harus tahu malu dan sesuai aturan, norma dan etika dalam berorganisasi,” imbuhnya.

Ia mengatakan, harus diakui organisasi keagamaan di Sulut sangat luar biasa. Hal itu, terlihat dalam proses pemilihan kepengurusan dari tingkat bawah terkecil, dilakukan dengan baik sampai Sinode, MUI, NU, ANSOR.

Selain itu, pihaknya perlu mewaspadai adanya penerbitan SK Pengurus dari Pengurus Pusat tanpa Proses Pemilihan di daeran.

” Kami tidak akan terbitkan Surat Keterangan Terdaftar. Apabila sudah ganda, kami akan verifikasi dan kami akan tetapkan. Jadi semua yang berbadan hukum, kami akan evaluasi termasuk Yayasan dan Koperasi atau Organisasi Perkumpulan serta Ormas Adat. Rencananya pada tanggal 01 September 2021, kami akan merilis baik yang berbadan hukum melalui Kemenkum HAM atau pembentukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP),” kunci Kaban Kesbangpol Liow. (Ferry/*)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*