Konsorsium Vokasi Sulut Turut Jadi Narsum Dalam Event Panen Raya Berdikari Polimdo

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – Event Panen Raya Berdikari digelar oleh Politeknik Negeri Manado (Polimdo), dimana dalam event ini dilakukan beberapa kegiatan seperti kuliah umum, diskusi publik, penandatangan MoU dengan para mitra Polimdo, serta pameran expo Polimdo. Adapun pelaksanaan kegiatan ini pada Selasa-Rabu (18-19/11/2025) di Aula Prof. Tenda Polimdo.

Saat diskusi publik mengenai Berdikari, penyelenggara turut menghadirkan Tim Konsorsium Vokasi Sulut, dengan salah satu narasumbernya yakni Stevie Kaligisi, SE, MM, Ak CA.

Dalam pemaparannya, Stevie Kaligis pun menyebutkan bahwa Konsorsium yang ada saat ini merupakan satuan Vokasi untuk melakukan kajian-kajian gjna menggali potensi yang ada di daerah.

“Konsorsium ini adalah satuan vokasi yang didalamnya juga ada SMK, kami ditugaskan oleh Kemendikbudristek pada tahun 2024 untuk melakukan kajian terhadap penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah di Sulut sehingga menghasilkan kebijakan-kebijakan yang strategis,” tukasnya.

Stevie Kaligis pun menjelaskan apa saja kajian yang sudah pihak konsorsium vokasi ini kerjakan guna memberi masukan kepada pihak pemerintah daerah, sehingga kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah betul-betul menuju arah pembangunan sesungguhnya.

“Dari hasil kajian kami maka ada dua keluaran yang kami peroleh, yang pertama perencanaan tenaga kerja, bagaimana kaitannya dengan membangun tenaga kerja dan tenaga kerja itu bisa mengisi posisi-posisi yang berkaitan dengan potensi unggul di Sulut sehingga kita perlu peta tenaga kerja di Sulut,” jelas Kaligis.

“Yang kedua mengenai perencanaan inovasi dalam kaitannya dengan kurikulum yang ada di kampus-kampus vokasi dalam rangka kontribusinya pada pembangunan, dan kami menghasilkan policy paper yang kami sampaikan kepada pemerintah daerah sehingga ada road map inovasi di Sulut yang berkaitan dengan potensi unggulan yang ada,” tambahnya.

Lewat kajian inovasi-inovasi ini tentunya diharapkan bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi, sehingga kolaborasi ini bisa berjalam secara simultan, seperti halnya di Sulawesi Utara di sektor perikanan masih banyak potensi yang belum dimaksimalkan.

Tentunya semua harapan dari konsorsium vokasi ini, pemerintah daerah boleh mengambil kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan hasil kajian yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *