Lisa Nurena Apresiasi Peran Media Menyebarkan Informasi soal Pelayanan JKN-KIS

oleh

Loading

IMG20171221095714

 

MANADO, MediaManado.com – Penyebaran informasi yang benar kepada publik terkait kinerja BPJS dengan program Jaminan Kesehatan Nasional, memang diharapkan terus dilakukan lembaga BPJS dengan menggandeng mitra kerja media massa, media elektronik dan media online di wilayah kerja Provinsi Sulut, Gorontalo, Sulteng dan Maluku Utara.

Demikian disampaikan Deputi Direksi Wilayah Lisa Nurena, SE, MM pada kegiatan media gadhering yang digelar BPJS Kesehatan Wilayah Sulut, Sulteng, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutenggoMalut) bersama Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) di Manado, Kamis (21/12/2017).

“Kami sangat berterima kasih pada teman-teman jurnalis yang telah mempublikasikan berita. Sehingga sekarang masyarakat bisa mengetahui informasi terkait BPJS Kesehatan,” ujar Nurena.

Dia juga mengapresiasi peran jurnalis dalam memberitakan berbagai informasi, baik berita yang bersifat kritis membangun, maupun berbagai pelayanan pihak BPJS Kesehatan dalam mendaftarkan Calon anggota peserta BPJS Kesehatan, bahkan terkait kemitraan antara BPJS Kesehatan di daerah dengan rumah sakit ataupun apotik sebagai mitra pelayanan, dimana kepesertaan boleh memperoleh layanan kesehatan.

“Makanya kami perlu banyak masukkan dari rekan-rekan media dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” tandas Nurena.

Terkait JKN, lanjutnya, program ini memiliki dasar hukum dimana setiap orang termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia wajib menjadi peserta program jaminan sosial,

“Sistem JKN memilki tiga azas yakni kemanusiaan, manfaat, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sedangkan lima program diantaranya ada jaminan kesehatan, dan sembilan prinsip didalamnya gotong royong, nirlaba, dan sebagainya,” jelasnya.

Dijelaskannya, salah satu strategi untuk mencapai cakupan kesehatan semesta 2019, meningkatkan kolektabilitas iuran, dan sosialisasi program JKN-KIS saat ini sekitar 179 juta jiwa, butuh kerja keras untuk menambah jumlah peserta agar mampu mencapai target Universal Health Coverage (UHC),

“Dengan keterbatasan yang ada, BPJS kesehatan berupaya mencari solusi guna memecah tantangan tersebut seperti melibatkan masyarakat melalui program kader JKN-KIS,” pungkasnya seraya menambahkan diperlukan sinergi yang kokoh antara BPJS Kesehatan dengan segenap pihak termasuk salah satunya tokoh-tokoh menginspirasi masyarakat khususnya dalam menyuarakan pentingnya program JKN-KIS.

Dalam media gathering ini, dua nara sumber ikut memberikan pencerahan salah satunya akademisi Unsrat Manado, Toar Palilingan SH MH.

Pakar hukum ini memaparkan kinerja profesi jurnalis yang berpedoman pada kode etik jurnalis, sehingga dalam menyampaikan informasi maupun kritik, seorang jurnalis tidak merugikan pihak lain karena benar benar memegang azas independensi.

Sementara Asisten Deputi Bidang Monitoring dan Evaluasi BPJS Kesehatan, Iriany Sandinganeng memaparkan data Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui APBD/Jamkesda di 15 Kabupaten Kota di Sulut hingga bulan Desember ini sebanyak 262.183 peserta dan nantinya pada tahun 2018 per Januari akan dialihkan ke program UC sebanyak 276.963 peserta yang tercover.

“Adapun bagi data peserta menunggak iuran di Sulut sendiri hingga bulan Desember, seperti halnya untuk kelas 1 sebanyak 77 .863, kelas 2 88.637 dan kelas 3 sebanyak 229.957, sehingga total jumlah piutang mencapai Rp 315.782.679.992,” terang Sandinganeng.

“Begitupun dengan perbedaan rasio klaim dan pembayaran kepada pihak rumah sakit di Sulut, BPJS Kesehatan untuk bulan November 2017 lalu telah membayar Rp1,2 Triliun lebih, sedangkan untuk penerimaan iuran masuk BPJS Kesehatan Sulutenggo dan Malut hanya Rp 621.069.453.498,” ungkapnya.

Menurut Asisten Deputi Umum Komunikasi Publik BPJS Kesehatan wilayah SuluttenggoMalut Wahyu Kris Budianto, kegiatan ini bertujuan mempererat silahturahmi jurnalis dengan BPJS Kesehatan khususnya dalam memaparkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),

Hadir pada media gathering, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado dr Greisthy Borotoding dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano drg Nora Manurung. (Fa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *