
MANADO – MediaManado.com – Selamat Hari Minggu dan Merdeka !!! Jam 03.00 tanggal ini, 70 thn silam tepatnya Kamis, 14 Februari 1946, di Markas tentara di Bukit Teling (kini bakal jadi Makodam), di bawah komando Wangko Sumanti mengambil bendera Belanda Merah Putih Biru di rumah jaga lalu merobek helai birunya dan menyerahkan bagian dwi warna kepada Mambi Runtukahu yang sudah siap segagai inspektur upacara.
Secara hikmat Sang Saka Merah Putih digerek oleh Kotambunan dan Sitam untuk kemudian berkibar dgn megah di angkasa pada saat-saat fajar menyingsing di Bumi Sulawesi Utara. Ada kejadian menarik dan menengangkan detik-detik sebelum dan pasca bendera Merah Putih berkibar; – Sekitar jam 00.15, untung saja kontrole appel dari Komandan Kompi Letu Carlier dan Komandan Peleton I Serma Wijszier tdk membuka kelambu dan mengangkat selimut dari prajurit2 yang alan melakukan kudeta krn mereka pura2 tidur berbaring dgn menggunakan pakaian lapangan, – Jam 00.45, semua anggota kelompok penyerbu diberi minum cap tikus sebanyak 2 gelas kecil sebagai pemanas badan menghadapi pertempuran, – Jam 01.00, aksi heroik dalam malam gelap, sunyi dan senyap di Tangasi Putih Teling dipimpin Runtukahu dan Kotambunan dan pasukannya lalu membebaskan, Taulu, Wuisan, Sumanti dkk dari tahanan sel, ternyata senjata-senjata so tangan tidak berpeluru, – Jam 04.30 Frans Bisman dan Freddy Lumanauw dgn 2 peleton siap tempur ditugaskan ke Tomohon untuk melucuti Komandan KNIL De Vries, ternyata peluru2 yang dibawah pasukan tidak cocok dgn senjata Lee Enfield. Ada kekeliruan dan keteledoran………maka perlucutan senjata terjadi serentak di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara.
70 thn silam pemuda-pemudi Sulut telah melakukan suatu gerakann dlm mempertahankan kemerdekaan yg diproklamasikan oleh Bung Karno & Bung Hatta dan hari ini mestinya kita warga Sulut memperingatinya dengan suatu upacara di daerah masing-masing utk memberikan semangat para pejuang tersebut dirasakan oleh generasi sekarang dan anak cucu kita. Selamat memperingati Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 1946.
SUMBER : TEDDY MATHEOS.
EDITOR : INYO RORIMPANDEY.





