MANADO, mediamanado.com – Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kini menjadi salah satu destinasi yang direkomendasikan bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, dan Eropa, setelah direvitalisasi dengan konsep yang lebih modern dan berbasis teknologi.
Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Sulut, Yorry Rommy Lesawengan, mengatakan museum kini dilengkapi fasilitas digital seperti barcode informasi koleksi, ruang digital, animasi sejarah, dan ruang musik edukatif.
Sejak dibuka kembali pada 22 Mei hingga 17 Juni 2026, museum mencatat 4.399 kunjungan. Selain menjadi pusat edukasi dan pelestarian budaya, museum juga diarahkan menjadi bagian dari paket wisata wajib di Sulawesi Utara.
Saat ini museum menyimpan sekitar 3.600 koleksi, dengan lebih dari 400 koleksi yang dipamerkan kepada publik. Ke depan, pengembangan museum akan mencakup fasilitas interaktif, ruang UMKM, sanggar budaya, serta wahana memainkan alat musik kolintang.
“Kolintang telah diakui sebagai warisan budaya dunia, sehingga harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Lesawengan (Ferry)





