BITUNG, Mediamanado.com – Polemik angaran makan minum Walikota dan Wakil Walikota Bitung berjumlah 4,2 miliar, disebutkan oleh Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bitung Nabsar Badoa, memicu tanggapan negatif warga terhadap Pemerintahan Kota Bitung saat ini.
Nabsar menegaskan bahwa tidak bermaksut seperti itu, fokus utama yang ingin ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Taruna Siaga Bencana atau sering dikenal dengan sebutan TAGANA bukanlah soal anggaran makan minum tersebut, melainkan terkait honor anggota TAGANA yang tidak dibayarkan sejak tahun 2024, juga usulan anggaran untuk TAGANA tahun 2025-2026, itu tiba-tiba ditolak TAPD.
“Saya, belum mengetahui secara pasti nilai anggaran makan minum tersebut, informasi juga ini saya peroleh dari anggota DPRD Kota Bitung lainnya, yakni Cherry Mamesah. Sebenarnya fokus utamanya saya sampaikan dalam RDP bukanlah soal anggaran makan minum Walikota dan Wakil, melainkan terkait honor anggota TAGANA yang belum dibayarkan hingga saat ini.
Menurut Nabsar, persoalan honor TAGANA senilai sekitar Rp35 juta itu menjadi perhatian karena menyangkut hak para relawan yang telah menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan. Ia bahkan menyebut Wali Kota Bitung diduga belum mengetahui adanya persoalan tersebut.
“Kesalahanya jelas pada bagian TAPD tidak menyampaikan ke Walikota. Maunya apa karena apa?, maunya ganti kursi putar-putar yang baru, ganti ac baru, tv kecil ganti video tron. Itu tahan dulu kita hidup mewah jangan dulu rapat-rapat di hotel, kasih makan dulu orang-orang ini. Dan saya yakin Waikota tidak tau hal ini, Walikota orangnya baik, tidak mungkin sengaja membiarkan TAGANA yang dibentuk kementrian sebagai garda terdepan di setiap bencana kota bitung. Kasihan, gaji TAGANA ini kecil hanya 500ribu per bulan, sementara gaji mereka puhan juta bisa lolos begitu saja, TPP 22 juta perbulan. Kenapa harus ditolak usulan anggaranya,” tegas Badoa, Kamis (18/6/2026).
Menyikapi hal ini, Cherry Mamesah Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bitung menjelaskan, terkait angaran yang di sampaikan ke Ketua Komisi Satu Nabsar Badoa, adalah 4,1 Miliar anggaran bagian umum, Includenya ada makan minum untuk Walikota dan Wakil Walikota Bitung.
“Iya, yang saya sampaikan adalah anggaran bagian umum berjumlah 4,1 miliar dan di dalamnya ada makan minum untuk Walikota dan Wakil Walikota Bitung, besekitar 1 miliaran lebih,” ujar singkat Cherry Mamesah ketika dihubungi media ini lewat telfon whatsApp.





