MINSEL, MediaManado.com – Setelah program pemerintah untuk seluruh masyarakat Indonesia, lebih khusus yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, menerima suntikan vaksin Sinovac dan AstraZeneca kini para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang mengabdi di 17 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Minahasa Selatan segera menerima vaksinasi tahap III dengan vaksin jenis Moderna.
Hal itu terbukti dengan dilaunchingnya Vaksin Moderna yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan yang dipusatkan di Puskesmas Motoling.
Launching Vaksin Moderna untuk Puskesmas di Kecamatan Motoling Raya ini diikuti Tenaga Kesehatan (Nakes) baik yang berasal dari Puskesmas Motoling, Puskesmas Kumelembuai, dan Puskesmas Motoling Barat.
Sebelum dilakukan Vaksinasi, semua Tenaga Kesehatan menjalani screening test. Bilamana memenuhi syarat atau lolos dari screening, langsung divaksin. Sedangkan yang belum divaksin, disebabkan karena ada yang belum memenuhi syarat.
“Mereka akan ditunda untuk divaksin sambil menunggu jadwal berikutnya,” kata Kabid P2P Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Minsel, Yuni Panambunan.
Kepala Puskesmas Motoling, Alex Mamusung dan Kepala Puskesmas Motoling Barat, Jufry Mondigir, pihaknya senang menerima suntikan vaksin Moderna.
“Kami sangat senang menerima Vaksinasi tahap ketiga, yang namanya Vaksin Moderna. Kiranya ini bisa menambah kuat anti bodi dalam menjaga kesehatan, agar terhindari dari penularan dan penyebaran virus Covid-19, lebih khusus, kami selalu Tenaga Kesehatan yang setiap waktu berhadapan dengan masyarakat yang sakit,” tutur Mamusung.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan, dr Erwin Schouten, Vaksin Moderna ini diluncurkan pada bulan Agustus ini dan sasaran diperuntukan bagi Tenaga Kesehatan lebih dulu, karena para Tenaga Kesehatan setiap waktu berhadapan dengan masyarakat yang datang, baik ada yang bergejalah sakit dan ada juga yang datang kontrol kesehatan.
“Jadi mengingat sudah banyak Tenaga Kesehatan yang terpapar oleh virus Covid-19, maka agar penyebarannya tidak ada lagi di lingkup Tenaga Kesehatan, maka vaksin Moderna ini masih menyasar ke Tenaga Kesehatan. Selain itu, kami akan mendengar informasi lanjutan dari pemerintah pusat, apabila vaksin ini juga akan diberikan ke masyarakat umum,” tutur dr Schouten.
(Sampel)








