MANADO, Mediamanado.com – Walikota Manado, Andrei Angouw bersama Wakil Walikota Manado, Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kota Manado tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2021-2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, Senin (2/8/2021).
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Manado, Dra. Altje Dondokambey M.Kes. Apt dan dihadiri oleh unsur Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD yang terhormat. Hadir juga Sekot Manado, Micler C.S. Lakat, Sekretaris Dewan, Zainal Abidin, pejabat eselon lainnya, unsur pers serta undangan lainnya.
Setelah dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD sekaligus memberikan pengantar sehubungan rapat paripurna ini, maka rapat paripurna dilanjutkan dengan pembacaan Laporan Panitia Khusus tentang Rancangan Awal RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 oleh Ketua Pansus Rosalita Manday.
Selesai Laporan dari Panitia Khusus dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026 dimulai dari Sekretaris Kota Manado, Ketua DPRD dan para Wakil Ketua DPRD serta Walikota Manado. Dilanjutkan dengan penyerahan Nota Kesepakatan dari Ketua DPRD Kota Manado kepada Walikota Manado.
Ketika diberikan kesempatan menyampaikan sambutannya sehubungan dengan Rancangan Awal RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 ini, Bpk. Walikota menyampaikan banyak terima kasih karena telah membahas RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026.
“Ini akan dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi dan nantinya Pemerintah Kota akan membuat Rancangan Perda RPJMD untuk kedepannya,” kata Walikota.
Walikota memaparkan beberapa contoh yang akan dituntaskan seperti soal air bersih.
“Dari sekarang sudah terlayani baru 30 persen untuk air bersih dan nantinya akan ditingkatkan hingga mencapai 100 persen pada tahun 2026,” tambah Walikota.
Hal lain juga disampaikan soal Pendidikan, infrastruktur jalan, drainase dan penataan sektor perdagangan seperti pedagang kaki lima terutama yang berada di trotoar-trotoar. Juga soal revitalisasi pasar-pasar ikut dikemukakan Walikota soal pelaksanaannya.
Tempat Pemakaman Umum (TPU) ikut ditanggapi Walikota dengan memprioritaskan pengadaannya di lokasi aset Pemkot di Kima Atas.
Soal BPJS Kesehatan, Walikota berharap agar seluruh masyarakat Kota Manado terutama yang tidak mampu nantinya akan tercover dengan BPJS.
Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat paripurna ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.
Bagi anggota DPRD dan para Kadis dan Kaban yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempatΒ masing-masing.
(Dian M)









Pak, mohon untuk pendamping PKHdiberi arahan lg n evaluasi lg, krn sebagian penerima pkh sebenarnya sdh dlm kondisi mampu, dan banyak yg blm termasuk anggota pkh msh jauh dr kata layak π semoga menjadi pertimbangan
Krn tahun lalu pas 6bln semenjak ada pandemi, suami diberhentikan dr kerjaannya dan skrng buka jasa servis dan instalasi, serta buruh bangunan yg dia mana2 aja dikerjakan asal halal. Siapa tau bs terbantu dgn dimasukkan ke penerima pkh, agar beban keluarga kami agak ringan. Sampai skrng untuk mencukupi kebutuhan hdp dan bayar cicilan motor kami dengan cara gali lobang tutup lobang, krn memang pendapatan tak sebanding dgn pengeluaran.
Terima kasih sebelumnya ππππ