Pejabat Mimpi Lihat Bendera Israel Berkibar di Masjidil Aqsa

oleh
Masjidil Aqsa di Yerusalem (Foto: AFP)

Loading

Masjidil Aqsa di Yerusalem (Foto: AFP)
Masjidil Aqsa di Yerusalem (Foto: AFP)

YERUSALEM – MediaManado.com – Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Hotovely, menyampaikan pernyataan kontroversial. Dirinya mengatakan, dalam mimpinya, bendera Israel telah berkibar di Kompleks Masjidil Aqsa sebagai lambang kedaulatan Israel.

Hal itu disampaikan Hotovely dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV lokal, yang disiarkan pada hari ini. Menurutnya, Masjidil Aqsa yang sejatinya tempat suci bagi umat Islam dan Yahudi merupakan pusat kedaulatan Israel.

“Adalah mimpi saya untuk melihat bendera Israel berkibar di Masjidil Aqsa,” ujar Hotovely kepada media Israel, sebagaimana dikutip MediaManado.com, Rabu (28/10/2015).

“Kita harus mengibarkan bendera negara karena ini adalah ibu kota Israel dan merupakan tempat paling suci juga bagi warga kami,” lanjutnya.

Mendengar pernyataan pejabatnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu langsung bereaksi dengan mengeluarkan pernyataan yang kembali menegaskan janjinya untuk menjaga status quo yang mengizinkan umat Muslim untuk beribadah di sana, dan kaum Yahudi hanya akan berkunjung di sana, tidak beribadah.

“Kebijakan Pemerintah Israel terkait Masjidil Aqsa telah dinyatakan oleh PM Netanyahu dan tidak akan pernah berubah,” demikian pernyataan kantor kepresidenan Israel.

“PM Netanyahu telah memanggil Wakil Menteri Luar Negeri Tzipi Hotovely untuk dimintai keterangan. Dirinya menegaskan, semua anggota pemerintah harus sepaham dengan kebijakan PM Netanyahu,” lanjut pernyataan tersebut.

Komentar kontroversial Hotovely disampaikan bersamaan dengan meningginya ketegangan yang kemudian memunculkan gelombang serangan terhadap warga Israel, dan bentrokan antara warga Palestina dengan pasukan Israel seperti yang terjadi di kompleks Masjidil Aqsa dan wilayah Tepi Barat.

EDITOR : INYO. R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *