BITUNG, MediaManado.com – Terkait penanganan pencegahan dan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Bitung, menggelar Konferensi Pers perdana, untuk menyajikan beberapa informasi terbaru mengenai data Covid- 19 Kota Bitung.
Konfrensi Pers tersebut, dipimpin juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Franky Ladi, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr Jeaneste Watuna dan Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Bitung, Rudy Wongkar di Posko Tanggap Darurat BPBD Kota Bitung, Selasa (14/04/2020).
Dalam pemaparannya, status Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 24 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1 orang dan konfirmasi positif 1 orang, kemudian ada PDP meninggal dunia 1 orang.
“Untuk penanganan lebih lanjut terkait dengan PDP dan ODP, kita masih berkoordinasi dengan satgas atau gugus tugas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, informasinya akan satu pintu dari sana, kita tinggal menyuplai data terkait dengan penanganan Covid-19,” ujar Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra ini.
“Terkait dengan penanganan Covid-19 ini, Dinas Kesehatan Kota Bitung akan memberikan bantuan berupa vitamin dan makanan tambahan untuk balita, masih terkait dengan hal ini, sampai saat ini pemerintah Kota Bitung, didukung TNI-Polri serta PMI masih menerapkan pembatasan jalur masuk atau kita membuka akses melalui satu pintu di lokasi gerbang Kawasan Ekonomi Khusus,” ujarnya.
Ladi menambahkan, tidak menutup kemungkinan Pemkot akan memperketat pengamanan atau pemeriksaan untuk orang masuk Kota Bitung, dan sampai hari ini, masih berlaku 24 jam pembatasan orang masuk Kota Bitung.
Dari hasil pemeriksaan selama 24 jam kemarin, aktifitas kendaraan dan orang masuk Kota Bitung, kendaraan roda 4 sebanyak 1.072, roda 2 sebanyak 1.473, dan orang atau penumpang sebanyak 4.205 orang, dari jumlah yang ada, sebanyak 247 orang yang harus dipulangkan kembali kedaerah asalnya karena tidak memenuhi ketentuan protokol kesehatan.
“Untuk mematuhi protokol kesehatan bagi orang yang masuk ke Kota Bitung, kita telah menetapkan setiap warga masyarakat harus membawa surat keterangan sehat dari Puskesmas setempat” tutupnya. (HM)






