Peringati Harkitnas ke-118 Satrol Kodaeral VIII Bitung Gelar Parade Nusantara

oleh
Screenshot

Loading

BITUNG, Mediamanado.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VIII Bitung menggelar “Parade Nusantara” atau Kirab Budaya bertajuk “Harmoni Kebudayaan Nasional” sub tema Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Maju. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dimulai dari Markas Komando (Mako) Satrol di Aertembaga, pada Rabu (18/5/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Komandan Satrol Kodaeral VIII Bitung, Kolonel Laut (Mar) Marvill Marfel Frits, ED., SE., M.Tr.Hanla., CRMP, yang juga bertindak sebagai ketua panitia. Dalam sambutannya, Dansatrol menekankan bahwa parade ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai budaya Kota Bitung yang majemuk serta representasi sinergitas antara TNI Angkatan Laut, Pemerintah Kota Bitung, dan masyarakat.

Kolonel Marvill mengungkapkan kekagumannya terhadap tingginya antusiasme warga Bitung yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Ia mencatat bahwa kegiatan ini tidak dilakukan melalui undangan formal, melainkan hanya melalui penyebaran flyer dan informasi terbuka. Namun, respons masyarakat sangat luar biasa. 

“Kami memang tidak mengundang secara langsung, hanya berupa flyer. Namun, antusias para warga Bitung terlihat jelas mengikuti kegiatan ini. Di sinilah kita melihat tumbuhnya kerukunan beragama, sosial, dan budaya,” ujar Kolonel Marvill.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada generasi muda Kota Bitung yang telah membantu menyukseskan acara, serta kepada seluruh peserta dan penonton yang hadir.

“Terima kasih kepada anak-anak muda Bitung yang sudah membantu hingga bisa terlaksana kegiatan ini. Terima kasih kepada semua yang sudah bersedia datang,” tambahnya.

Kirab budaya ini mengambil rute start dari Mako Satrol Aertembaga, kemudian bergerak menuju pusat kota. Rute berlanjut dengan belokan di depan gerai Starbucks, mengarah ke Bundaran Paris, dan berakhir (finish) di depan Kantor Walikota Bitung.

Setelah pawai budaya selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi penting di area finish, yaitu Penganugerahan Gelar Adat yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Bitung sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh atau pihak yang berjasa dalam melestarikan budaya.

Deklarasi Kebangsaan sebuah ikrar bersama yang menegaskan bahwa Kota Bitung adalah rumah bagi semua elemen masyarakat tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

“Deklarasi kebangsaan ini bertujuan menimbulkan kesadaran bahwa Kota Bitung tidak membedakan suku, ras, dan agama. Semoga Bitung menjadi kota yang tenang, aman, dan damai,” harap Kolonel Marvill.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung, termasuk Kapolres Bitung, Dandim 1310 Bitung, Danyonmarhanlan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama dan Otoritas Pelabuhan (KPLP), serta para peserta parade yang mengenakan berbagai busana adat nusantara.

Melalui Parade Nusantara ini, Satrol Kodaeral VIII Bitung berharap dapat memperkuat tali persaudaraan antarwarga dan menjaga stabilitas keamanan serta kerukunan di Kota Bitung, sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *