
MANADO, MediaManado.com – Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Peter Karl Bart Assa, ST, MSc, Phd berharap masyarakat yang telah menyaksikan Dancing Fountain di TKB dapat menyebarluaskan kehadiran fasilitas ini dan turut bersama menjaganya.
“Mari kita sebarluaskan kehadiran sarana hiburan keluarga ini ke orang lain baik melalui pemberitaan oleh teman-teman media, melalui media sosial (Medsos; facebook, twiter dan Whatsapp) atas hadirnya fasilitas ini,” tandas Kadis PUPR Kota Manado seraya
Dia menambahkan, masyarakat kota Manado juga terus menjaga tempat yang baru saja dilaunching ini, selain akan ditempatkan petugas Pol PP, aparat kecamatan Wenang dan pihak kepolisian.
Selain itu, Kadis PUPR Kota Manado ini menilai dengan kehadiran fasilitas di TKB ini, maka image buruk atau negatif selama ini terkait keberadaan TKB akan terkikis habis karena diganti dengan banyaknya kunjungan warga dan keluarganya untuk menikmati keindahan dancing fountain ini di malam hari.

Tentunya kehadiran taman bunga dan dancing fountain di TKB pusat kota 45, akan menjadi daya tarik tersendiri, dan menjadi salah satu ikon kota Manado dalam menunjang sektor pariwisata.
Seperti diketahui Dancing Fountain yang dihias dengan berbagai warna lampu yang indah dengan lompatan air mancur setinggi 10 meter inipula, akan beraksi seiring lantunan lagu dan bisa dinikmati warga yang datang ke lokasi TKB pada pukul 18.00 – 22.00 wita setiap hari.
Seperti diketahui, pembuatan air mancur berdansa, renovasi TKB, lampu trotoar dan aksesoris bersumber dari dana APBD Kota Manado TA 2017 dari Dinas PUPR Kota Manado dengan pelaksana pekerjaan oleh PT Moraya Bangun Sakti dengan mata anggaran sebesar Rp 3.250.000.000.
Pembangunan fasilitas publik milik Pemkot Manado ini merupakan langkah maju untuk menata infrastruktur kota Manado guna menunjang Kota Manado sebagai kota tujuan wisata. (ferry assah)





