Petrus Dituding Janji Dusta! Terendus Siltap Dibayar Februari 2021

oleh
Petrus Macarau Kaban Keuangan Pemkab Minut.

Loading

Para perangkat Desa yang merasa marah, membakar sofa dari kantor Badan di halaman perkantoran. Keuangan
Para perangkat Desa yang merasa marah, membakar sofa dari kantor Badan di halaman perkantoran. Keuangan

MINUT, Mediamanado – Ironis memang.
Kini ribuan perangkat desa yang ada di Kabupaten Minahasa Utara harus menelan pil pahit. Pasalnya, informasi yang didapat oleh mediamanado.com jika Siltap atau penghasilan tetap dan Tunjangan BPD serta honor satuan Linmas yang masuk 3 bulan, tidak dapat direalisasikan dalam waktu dekat ini.

Sejumlah perangkat desa mengaku kepada wartawan jika mereka merasa dibohongi. Soalnya, saat melakukan pertemuan di kantor DPRD Minut yang difasilitasi oleh Badan Anggaran DPRD, bahwa Kepala Badan Keuangan Petrus Macarau sudah memberikan jaminan dan janji. Hal tersebut berdasarkan video yang direkam oleh para petugas perangkat desa yang berdialog dengannya bersama anggota DPRD Olivia Mantiri dan Edwin Nelwan. “Cuma janji dusta,” tulis Sekdes Wasian Silvia Kamagi seraya menunjuk video rekaman pernyataan kepala Badan Keuangan Pemkab Minut Petrus Macarau pada Jumat lalu(18/12/20.

Menurutnya lagi, sebagai perangkat desa yang pasti pihaknya merasa kecewa dengan hasil yang didapat hari ini. “Semua yang dikatakan hanya surga talinga (bohong), Pemkab Minut dalam hal ini Badan Keuangan jangan anggap enteng kinerja perangkat desa. Untuk itu, Siltap hak dari Perangkat harus dicairkan,” tulis Kamagi dalam pesan WhatsApp.

“Kami merasa dipingpong. Waktu demo Jumat lalu kami dijanjikan kepastian siltap hari ini (Senin, red). Tapi kenyataannya sampai sore ini tak juga tak ada kepastian. Mau dibayar atau tidak,” sembur salah seorang perangkat desa saat berdemo di kantor Bupati.

Sebagaimana diketahui, bahwa informasi yang didapat oleh para perangkat dari anggota dewan pagi hingga malam tadi di kantor Bupati, kalau Siltap dan tunjangan BPD serta honor dari Linmas akan dibayar tahun depan. Adapun isi pesan WhatsApp yang beredar tersebut isinya: Mohon maaf, dengan berat hati harus disampaikan bahwa Siltap tidak bisa terbayarkan Desember ini karena bagi hasil dari Pemerintah Provinsi tidak bisa juga diberikan karena Pemprov juga kekurangan dana. Tapi itu bukan kesalahan Pemprov, karena dana Siltap itu sudah ada sejak awal. Tapi Badan Keuangan Minut yang salah Manajemen Kas. Siltap tetap akan dibayar, tapi menunggu sampai Februari Tahun 2021.

Petrus Macarau Kaban Keuangan Pemkab Minut.
Petrus Macarau Kaban Keuangan Pemkab Minut.

Kepala Badan Keuangan Pemkab Minut Petrus Macarau, dikonfirmasi terkait realisasi Siltap enggan membalas pertanyaan wartawan sebagaimana ungkapan dari para perangkat. Pun demikian soal tudingan yang disampaikan sehubungan dengan janjinya pada hari Jumat lalu di kantor DPRD Minut, bahwa dirinya sebagai Kepala Badan Keuangan dituding menebar janji dusta. Hingga berita ini dipublish pada pukul 20:33 tak kunjung dijawab.

Terpantau, kalau sore tadi di areal perkantoran tepatnya di kantor Badan Keuangan tampak terjadi insiden pembakaran yang belakangan kursi atau sofa di Badan Keuangan oleh para perangkat yang mendatangi areal tersebut. (Sweidy/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *