
MITRA, MediaManado.com – KPU Minahasa Tenggara (Mitra) sukses laksanakan Pleno Rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Walei Wulan Lumintang Ratahan, Senin (14/12/2020).
Adapun Hasil Rekapitulasi sebagai berikut;
CEP-SSL 19.859 Suara, VAP-HCMR 4.609 Suara dan OD-SK 47.709 Suara. jumlah suara Sah 72.177, dan suara tidak sah 551 suara. jumlah IV.B + IV.C =(72.728 Suara).
Rapat pleno kali ini dipimpin Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi didampingi Yessy Momongan, Meydi Tinangon dan Komisioner KPU Mitra; Odnie Tamod dan Odniel Wawo.
Komisioner KPU, Salman Saelangi mengatakan, terkait pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sulut, tahun 2020 berjalan dengan lancar, dimana 12 kecamatan di Mitra telah membacakan seluruh hasil rekapitulasi yang diadakan di masing-masing kecamatan dan semua sudah disahkan.
“Seluruh hasil rekapitulasi dari 12 kecamatan sudah dibacakan. Semua sudah disahkan, kemudian diujung ada D hasil untuk rekapitulasi secara keseluruhan di Kabupaten Mitra, dan sudah disaksikan oleh kedua saksi yang ada yaitu paslon nomor urut 1 dan nomor urut 3,” terang Saelangi saat Jumpa Pers, Senin (14/12/2020).
Saelangi menambahkan, BAWASLU Mitra juga ikut hadir dan menyaksikan pembacaan hasil rekapitulasi. Mereka diantaranya Jobbie Longkutoy, Dolly van Gobel dan Ambran Ibrahim, yang kemudian memberikan tanggapan akhir.
“Dalam kehadiran BANWASLU yang kemudian memberikan tanggapan akhir, serta kooperatif sehingga secara umum dapat disimpulkan bahwa rekapitulasi yang dilaksanakan di Mitra berjalan dengan baik,” tandas Saelangi.
Disisi lain, Komisioner KPU Mitra, Otnie Tamod mengatakan guna memutuskan Rantai Covid-19, KPU Mitra dalam Rapat Pleno menerapkan protokol kesehatan.
“Sejak awal pleno ini tetap menerapkan protokol kesehatan, kami siapkan tempat cuci tangan, dan yang masuk ukur suhu tubuh, pakai masker dan sarung tangan,” ujar Tamod.
Demikian halnya dengan PPK yang masuk untuk rekapitulasi perhitungan suara dalam ruangan Pleno, harus mengikuti antrian sesuai jadwal, agar tidak terjadi kerumunan.
“PPK kecamatan yang sudah siap bisa masuk, namun hanya per kecamatan, yang lain menunggu di luar dan masuk secara bergantian, begitu pun bagi para wartawan yang masuk, harus bergantian untuk mengambil gambar,” urai Tamod.
Iapun menambahkan, kondusifitas saat pleno juga terjadi berkat kerjasama dan peran aparat keamanan.
“Kegiatan pleno ini sudah dikoordinasikan dengan pihak Polres Mitra melalui Kabag Ops, Kompol Markus Sambodeside. Sehingga kegiatan pleno berjalan aman, nyaman dan kondusif, dan pihak kepolisian Mitra masih tetap berjaga. Memang kami meminta agar tidak melakukan pengamanan yang berlebihan, mengingat situasi saat Pandemi Covid-19 saat ini, kecuali jika terjadi sesuatu yang mengganggu keamanan. Selama situasi aman dan terkendali pengamanan tidak perlu banyak,” papar Tamod.
(Alfian Soriton)








