Promosikan Wisata Aer Konde, DWP Kominfo SP Gelar Bersih-Bersih

oleh

Loading

IMG_20210415_025930_800x402

 

MITRA, MediaManado.com – Sebagai wujud kecintaan alam ciptaan Tuhan, maka Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mengunjungi salah satu objek wisata yang lagi viral, Aer Konde, Rabu (14/04/2021) .

Selain berwisata dan turut mempromosikan lokasi tersebut, DWP yang dinahkodai istri Kadis Kominfo SP Budi Raranta SE MAP, Deysyi Memah SP juga melakukan pembersihan di sekitar lokasi objek wisata Aer Konde.

Kepada MediaManado.com Deysyi Memah SP mengatakan potensi wisata di Sulawesi Utara tidak hanya terletak pada pantai atau keindahan bawah lautnya saja.

“Di Kelurahan Wawali Pasan, Ratahan, Mitra Sulawesi Utara, kamu bisa melihat pesona dari mata air bernama Aer Konde. Kami datang kesini selain bersih-bersih wilayah tempat wisata Aer Konde, sekalian mengeksplor keindahan dan sejuk segarnya Aer,” ucap Memah.

IMG_20210415_025914_800x443

Ia pun menambakan keistimewaan Aer Konde bisa dilihat dari berbagai sudut pandang

“Keunikan dari Aer Konde adalah mata air yang keluar dari celah-celah bebatuan berbentuk gua kecil. Airnya sangat jernih. Bahkan kamu bisa melihat dasar mata air tanpa harus menyelam,” tutur Memah.

Selain itu Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Kominfo SP Silvia Purukan S.IP mengimbau agar anak muda di jaman sekarang ini harus bisa mengenal sejarah, sambil menjelaskan sekilas sejarah Aer Konde.

“Aer Konde juga sering disebut Aer Sapunan. Sapunan berasal dari kata Sapun yakni alat untuk menangkap udang. Hal itu karena banyak sekali udang yang hidup di sana. Namun masyarakat lebih mengenalnya dengan Aer Konde,” terang Silvia.

IMG_20210415_025820_800x538

Silvia pun mengajak seluruh masyarakat Mitra agar mau merawat dan melestarikan budaya dan pariwisata yang ada, karena masih banyak tempat pariwisata yang belum tersentuh.

“Kiranya masyarakat Mitra terlebih Anak Muda agar mau merawat dan melestarikan pariwisata yang ada serta bisa promosikan, sehingga bisa dikenal banyak orang,” pungkas Silvia Purukan.

(Alfian)