http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

ROR-RD Kutuk Keras Aksi Bejat di Koha

IMG_20210522_110100

 

MINAHASA, MediaManado.com – Aksi bejat, sadis dan tak bermoral yang menghebohkan warga Minahasa dan warganet di Desa Koha Kecamatan Mandolang ditanggapi serius Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Dr Robby Dondokambey MM (ROR-RD).

“Tentu saya pertama mengutuk perbuatan tersebut dan minta aparat menindak tegas siapapun oknum yang berbuat,” tegas Bupati ROR melalui Whatsapp, Sabtu (22/05/2021).

Menurut Bupati ROR, aksi tersebut sangat melukai masyarakat Minahasa, apalagi yang menjadi korban adalah seorang anak.

“Kepada orang tua serta keluarga, saya dan pak Wabup dan seluruh jajaran Pemkab Minahasa, atas nama pemerintah dan rakyat Kabupaten Minahasa serta keluarga, menyampaikan keprihatinan yang dalam dan sangat berdukacita atas kejadian tersebut dan meninggalnya anak terkasih. Kiranya TUHAN YESUS KRISTUS menguatkan dan nenganugerahkan penghiburan kepada keluarga terima kasih,” tulis Bupati ROR melalui whatsapp.

Dirangkum dari informasi, gadis 13 tahun berinisial MS ditemukan tewas dalam karung di perkebunan Karumama, Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara, Kamis (20/05/2021) malam. Kondisinya ditemukan tragis dengan bagian leher patah.

Dugaan sementara, korban terlebih dahulu diperkosa sebelum dibunuh.

Ayah korban, Eddy Sulu (51) mengatakan, anak gadisnya  keluar rumah pada Selasa (18/5/2021) pukul 18.00 WITA. Kakak Korban AS (17) sempat bertemu adiknya sedang bermain di jalan bersama teman-temannya. Dia kemudian menyuruh adiknya pulang.

“Sewaktu disuruh pulang, dia belum mau dan masih ingin bermain karena belum terlalu malam,” ujar Eddy, Jumat (21/5/2021).

IMG_20210522_110357_640x465

Sampai dengan larut malam korban tidak kunjung pulang ke rumah membuat keluarga panik. Keesokan harinya, keluarga dan saudara langsung mencari namun sampai Kamis (20/5/2021) tidak ditemukan.

Informasi orang hilang bahkan disebar di media sosial yang mendapat banyak respons dari warganet dan berharap korban cepat ditemukan.

Hingga akhirnya pada Jumat (21/5/2021) pukul 01.00 WITA, korban ditemukan di perkebunan Karumama di Desa Koha dalam kondisi mengenaskan. Korban pertama kali ditemukan Andi Tumewu (32), Rijel Runtulalo (27) dan Hendri Wendertey (57), ketiganya warga Desa Koha.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin mengatakan, ada sembilan orang lainnya yang ikut mencari korban pada malah hari. Mereka berpencar dan memasuki perkebunan Karumama.

“Setelah beberapa menit, saksi melihat karung berwarna putih ditutupi dengan karung warna tua tepatnya di bawah pohon pala. Kemudian saksi mendekati karung dan berteriak dengan maksud memanggil teman lain supaya mendekat dan melihat sama-sama,” kata Taufiq seperti dilansir dari MNC Portal Indonesia, Jumat (21/5/2021).

Saksi Rijel Runtulalo kemudian membuka karung tersebut karena penasaran. Setelah dibuka, dia melihat kaki korban dalam karung. Saksi langsung berteriak dengan maksud memanggil rekannya yang lain dan kemudian melapor ke pemerintah setempat yakni  Hukum Tua Desa Koha Barat Antonius Sulu.

Tim Inafis Polda Sulut kemudian datang ke lokasi pukul 05.00 WITA, disusul kemudian Kasat Reskrim bersama tim Macan Polresta Manado. Jenazah korban selanjutnya dibawa menuju RS Bhayangkara Manado untuk kepentingan autopsi. (Terry/*)

About Ferry Assa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*