
MANADO, MediaManado.com – Penyebab pesawat Helikopter jenis Mi-35P Noreg HS-7154 yang ditumpangi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pusat (BNPBP) Letjen TNI Doni Monardo dan rombongan, sempat mengalami kecelakaan akibat gagal terbang akibat cuaca yang tidak menentu di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Insiden ini terjadi pukul 11.52 Wita di Lapangan Gesit Kelurahan Sawangbendar Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (06/01/2020).
Tentunya, insiden itu mengundang keprihatinan mendalam dari masyarakat Sulut, termasuk para Netizen dunia jagad yang terus mengikuti perkembangan situasi para korban banjir dan tanah longsor yang menghantam wilayah itu pada Jumat (03/01/2020).
“Puji Tuhan, pak Doni Monardo dan rombongan selamat dari insiden itu. Kita sebagai warga Sulut, mari doakan beliau dan rombongan agar terus dijauhkan dari bahaya,” ungkap Josep, warga Malalayang, Kota Manado, Senin (06/01/2020) sore.
Josep sendiri mengetahui insiden gagal terbangnya pesawat Helikopter itu dari para Netizen yang ramai membagikan insiden melalui Medsos.
Lain halnya dengan Sus Lilyana, pemilik counter dagangan di pusat kota 45 Manado. Dia justru melihat insiden itu melalui pemberitaan di salah satu TV Swasta Nasional.
Sus sendiri merinding melihat tayangan insiden yang beruntung, tidak menelan korban jiwa.
“Oh, Tuhan..tolong mereka yang peduli dengan nasib anak bangsa yang menjadi korban banjir dan tanah longsor, bahkan mereka sendiri hampir ikut jadi korban. Tuhan, lindungi mereka yang punya hati mau melayani warga Sulut yang terimbas korban banjir,” ungkap Sus sambil berdoa.
Tentunya, seluruh masyarakat Sulut yang mengetahui insiden yang nyaris menelan korban jiwa, tetap berdoa di tempat ibadah, pun di rumah masing-masing.
Netizens jagad maya pun mengucapkan sepenggal kalimat syukur dan doa atas selamatnya semua yang ada di pesawat Helikopter itu. “#savetimBNPBP, #savepakdoni,#Tuhanpastitolongyangpunyahatimulia,#saveorangbaikhati”. (Ferry/*)





