Sore Ini, Salib Suci Diarak dari Rumah Keuskupan Manado Menuju Amphiteater Lotta

oleh -51 Dilihat

IMG-20220914-WA0004

 

MINAHASA, MediaManado.com – Koordinator Dewan Provincial Legio Christi Lock FX Kojongian mengimbau kepada seluruh Legioner (LC) yang bertugas dan akan ikut perarakan Salib Suci dari Rumah Keuskupan Manado menuju Aphiteater Lotta supaya datang tepat waktu sesuai Roun Donw acara.

Hal ini penting harus diperhatikan untuk menjaga kesakralan acara.

“Jadi, yang bertugas di Keuskupan dan di Lotta Pineleng, dua jam sebelum acara sudah harus ada di lokasi,” ujar Lock panggilan akrab sosok yang dinilai sangat peduli acara acara gereja ini, Selasa (13/09/2022) malam.

Menjawab pertanyaan, baik Lock maupun Veni FX Kompo Sekretaris Pengurus Harian Legio Christi mengingatkan juga semua koordinator yang bertugas supaya lebih dulu datang ke lokasi demi tertib dan lancarnya acara.

Lock dan Kompo juga meminta maaf kepada masyarakat luas terutama di seputaran jalur Manado Tomohon, karena jalur tersebut berpotensi macet. Sehingga diimbau pengguna jalan untuk berhati hati dan mengantisipasinya.
Karena ada sekitar 1500 orang LC juga umat sekitar 2000 ikut acara ini.

Perarakan menurut Lock dan Kompo mulai terjadi pada jam 15.15 Wita dari Jalan Samrat Manado memuju Jalur Tomohon. Diperkirakan sekitar jam 15. 55 Wita perarakan Salib Suci dalam rangka Hari Keuskupan Manado tiba di pertigaan Lotta Pineleng.

Menyinggung soal teknis pelaksanaan, Ketua Tim 7 pastor Rein Saneba mengakui kegiatan khusus perarakan ditangani oleh LC dan diatur oleh Tim Kerja. “Kita doakan supaya acara berjalan seusai recana,” ujar Pastor Rein.

Sementara itu Kordinator Tim Kerja Fernando Melo dan Sekretaris Jhon Mewengkang menambahkan, komposisi Perarakan Salib Suci dan Obor bersama Uskup Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu naik mobil disusul rombongan LC, baik yang memegang bendera Merah Putih dan bendera LC ada 100 motor.

Setelah sampai dipertigaan Lotta Pineleng, Uskup akan berhenti memberkati 75 Salib kecil yang dipegang LC. Selanjutnya menuju Amphiteater untuk Apel dan Misa kemudian pergelaran budaya. (*/ferry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.