
MANADO, MediaManado.com – Kepala Badan Kesbangpol Daerah Provinsi Sulut Evans Steven Liow SSos mengatakan, kerawanan politik jelang Pilkada, Sudah diantisipasi baik oleh KPU Sulut, Bawaslu Sulut, aparat Polri dan TNI serta Badan Kesbangpol Sulut.
Langkah-langkah antisipasi terhadap kerawanan politik di daerah sudah dan sedang berjalan, dimana lembaga terkait saling berkoordinasi.
“Di beberapa wilayah sudah siap siaga dan pihak Kesbangpol selalu melakukan sosialisasi. Seperti, kemarin memang ada beberapa kasus, misalnya di Desa Tenga Kabupaten Minsel yang dicabut baliho. Itu kita langsung melakukan pendekatan persuasif dan yang bersangkutan sudah minta maaf,” kata Liow di loby Kantor Gubernur, Selasa (03/03/2020) siang.
“Selain itu, diharapkan bagi siapapun juga, baik politisi dan birokrat, agar supaya menahan diri dalam memberikan pandangan politik. Memang arahan pak gubernur juga demikian. Silahkan berkreasi dan menyampaikan aspirasi politik. Tak dilarang, tetapi kita harus menghormati dan taat kepada aturan yang berlaku,” terang Liow.
Dia berharap, sinergitas antara KPU Sulut dan Bawaslu Sulut dengan Pemerintah di tingkat bawah terus menerus dilakukan, supaya masyarakat paham dan mengerti bagaimana menyikapi dinamika politik yang berkembang.
Apalagi, tambah Liow, serbuan Medsos yang memuat konten berbau tidak baik, menghina ataupun merusak institusi dan nama baik seseorang, sebaiknya dihindari.
“Untuk meredam konten yang tidak baik di Medsos, kami sudah bekerjasama dengan pihak Cybercrime kepolisian untuk meneliti akun-akun palsu di Medsos yang banyak memuat konten negatif atau berbau provokatif,” tutup Liow. (Ferry)





