
MANADO, MediaManado.com – Perjuangan merebut Kemerdekaan Bangsa dan Negara Republik Indonesia diperoleh dengan darah dan air mata, bukan hasil pemberian bangsa lain.
Oleh karena itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menegaskan kepada generasi muda saat ini, agar ‘Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah’ atau dikenal dengan istilah JASMERAH.
Maka dalam memperingati HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019, Gubernur Olly mengukuhkan 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulut Tahun 2019 di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Kamis (15/8/2019).

Bahkan saat usai Upacara Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Gubernur Olly menjamu makan siang para Veteran, Perintis Kemerdekaan asal Sulawesi Utara di Gedung Lama DPRD Sulut, Sabtu (17/08/2019) siang.
Diketahui, Pengukuhan anggota Paskibraka dilakukan Gubernur Olly untuk tugas pengibaran dan penurunan Bendera Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-74 RI di Lapangan Robert Wolter Monginsidi KONI Manado.
Pada pengukuhan anggota Paskibraka, Gubernur Olly selaku pembina upacara mengucapkan ikrar yang diikuti oleh seluruh Paskibraka yang merupakan utusan dari 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut yang masing-masing mengutus sepasang putra putrinya.

Olly mengatakan, pengukuhan ini bermakna bahwa Paskibraka berjiwa ksatria satu perkataan dan perbuatan bertanggungjawab, rela berkorban untuk Indonesia.
Usai pengukuhan, Gubernur Olly berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-74 RI di Sulut dapat berjalan lancar.
“Semoga acara dapat berjalan baik dan cuacanya bagus. Saya harap seluruh Paskibraka dapat tampil percaya diri dan konsisten,” kata Olly.

Demikian pula saat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar acara ramah tamah dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sulut di Eks-Kantor DPRD Sulut.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengatakan, pertemuan yang digelar pada HUT ke-74 Kemerdekaan RI ini untuk menunjukkan penghormatan kepada para perintis kemerdekaan dan keluarganya serta seluruh veteran di Sulut.
“Kita berterimakasih untuk kedatangan seluruh veteran pada pertemuan ini. Tanpa dukungan para veteran yang telah berjuang merebut kemerdekaan, kita bukanlah apa-apa,” kata Olly.

Gubernur menuturkan, kemerdekaan yang masyarakat rasakan saat ini, merupakan kemerdekaan yang diperoleh melalui keringat, darah, dan air mata, bahkan nyawa para pahlawan serta veteran pejuang kemerdekaan.
“Jangan pernah melupakan jasa-jasa para pahlawan,” ucap Olly.
Sementara itu, Ketua LVRI Sulut Kolonel (Purn) Boyke Kambey mengapresiasi bantuan pemerintah daerah yang telah merenovasi markas LVRI Sulut.

Boyke juga menyampaikan terimakasih atas bantuan Gubernur Olly yang akan menyediakan kendaraan operasional untuk LVRI.
“Di saat kepemimpinan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur inilah markas LVRI dapat direnovasi,” kata Boyke.
Adapun, pertemuan itu turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat Pemprov Sulut. (Advetorial)





