
MANADO, MediaManado.com – Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw (ODSK) menargetkan bahwa pada tahun 2020 hingga masa periode keduanya berakhir, Provinsi Sulut bebas dari status Desa Sangat Tertinggal.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah Sulut Drs Royke Mewoh MSi di Manado, Rabu (08/01/2020) pagi.
Menurut Kadis Royke Mewoh, optimisme itu akan terwujud, karena selang 3 tahun ODSK mendapat mandat memimpin Sulut, sudah 72 Desa yang berstatus Sangat Tertinggal berhasil keluar dari Zona tersebut.
“Sejak awal kepemimpinan OD-SK terdapat 84 desa berstatus Sangat Tertinggal di Sulut. Akan tetapi hingga akhir tahun 2019, tinggal 12 desa Sangat Tertinggal yang ada,” ujar Mewoh.
Malahan, tambah Mewoh, ODSK berupaya akan menghapus seluruh Desa Sangat Tertinggal di periode pertama kepemimpinan keduanya.
“Kan masih ada satu tahun lagi. Ya, mudah-mudahan kepemimpinan pertama ODSK sudah tidak ada lagi desa Sangat Tertinggal di Sulut,” kata Mewoh optimis.
Adapun indikator yang menjadikan desa itu masih tertinggal diantaranya dilihat dari sisi pemerintahan, kesehatan, lingkungan hidup, pendidikan sampai jarak pemerintah ke pelayanan kesehatan diukur.
“Dan sesuai analisis lapangan, ditetapkan kurang 12 desa yang masih sangat tertinggal di Sulut,” ucap Mewoh.





