BITUNG, MediaManado.com – Sekalipun diguyur hujan tidak menghambat kunjungan Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri MM bersama Asisten II dan sejumlah perangkat daerah, untuk ke lokasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) di wilaya Sagerat Weru Dua Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (19/5/2021).
Dalam sambutan, Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri MM mengatakan, pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, tidak juga harus selalu menggunakan seragam pegawai untuk di lokasi pertanian.
“Kita so bilang sama pak Kadis Pertanian, kalau pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian jangan pakai seragam, karena kalau pakai seragam menghasilkan kertas, jadi pakai baju lapangan, sehingga itu pegawai berada dilokasi, supaya kelihatan itu bukti bahwa ada produksi pertanian di Kota Bitung,” kata Walikota Mantiri.
Ia menambahkan untuk menanam juga jangan harus tergantung cuaca.
“Jadi kalau bertani jangan tergantung cuaca, nanti kalau hujan baru bertanam, tetapi kita harus pakai teknologi yang menyangkut bidang pertanian, misalnya mengubah pola tanam dengan menggunakan pipa – pipa air disekitar area tanam, sehingga pada musim panaspun, kita bisa bercocok tanam, air bisa mengalir ke tanaman yang ada, karena sudah banyak contoh seperti diluar negeri cara mengelolah pertanian, karena negara bole kuat karena adanya ketahanan pangan, hasil dari pertanian,” terang Walikota Mantiri.
Sementara itu, Balai Pengajian Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian Provinsi Sulawesi Utara DR. Stevie Karouw SPt mengatakan, sudah siap untuk mendampingi setiap program karena pada awal Mei nanti, dari BPTP Sulawesi Utara sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Bitung.
“Jadi Kepala Dinas bersama jajarannya melakukan koordinasi kegiatan-kegiatan Apa yang bisa dilakukan di Kota Bitung ini. Dan teknologi apa yang bisa diaplikasikan, karena BPTP ini merupakan salah satu unit pelaksana teknis dari Kementerian Pertanian yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, jadi dari Badan Litbang pertanian ini ada 64 unit pelaksana teknis itu seluruh Indonesia, misalnya seperti hari ini kan penanaman sereh, ada teknologi khusus untuk budidaya sampai pengolahan. Untuk itu ada namanya balai penelitian tanaman rempah dan obat ada di Bogor teknologi,” jelasnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung Sonny Wenas S.Sos, MM, menuturkan, ini akan menjadi pusat pelatihan di Provinsi Sulut.
“Untuk itu sudah dua, yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, untuk pelatihan pertanian, Kota Bitung dan Kota Tomohon, oleh karena itu, semua jenis tanaman yg bisa ditanam akan menghasilkan ketahanan pangan yang lebih baik, dan saya bersyukur dengan kehadiran pak Walikota Bitung untuk bercocok tanam dilahan pelatihan pertanian, agar nantinya akan ada petani – petani yang hebat, sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat,” tutur Sonny.
Ibu Lisa, petani cabe merasa bersyukur, dengan kehadiran Walikota Bitung di lokasi pertanian.
“Karena mendapatkan ini bibit-bibit tanaman, dan nantikan dapat pengalaman yang baru lagi untuk cara bercocok tanam selain cabe,” ucapnya. (HD)






