Terkait Penanganan Covid-19, DPRD Minahasa Dengar Pendapat dengan Pemkab Soal Pergeseran Anggaran

oleh

Loading

IMG-20200415-WA0270

 

MINAHASA,MediaManado.com – DPRD Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 melalui Video Conference, Rabu (15/04/2020).

Pemkab Minahasa dihadiri oleh Sekretaris Kabupaten Minahasa Frits Muntu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, dan Kepala Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah Donald Wagey, dan Sekretaris DPRD Dolfie Kuron.

Sementara dari pihak DPRD, Rapat ini dipimpin langsung Ketua DPRD Glady Kandouw di dampingi para wakil ketua Okstesi Runtu, dan Denny Kalangi serta diikuti oleh 32 Anggota DPRD Kabupaten Minahasa.

Adapun pembahasan terkait dengan ketersediaan obat-obatan, para medis, penggunaan dana serta pergeseran untuk fisik non fisik, teknis penyaluran bantuan sosial seperti apa, strategi yang dilakukan dalam penanganan Covid-19 , SOP yang diterapkan, serta bantuan yang disalurkan untuk masyarakat.

Ketua DPRD Glady Kandouw mengatakan semua anggota DPRD Minahasa sangat peduli dan memberikan perhatian terhadap bagaimana mengantisipasi dan menangani pandemi Covid-19 untuk rakyat Minahasa bisa terjaga dan terhindar dari wabah.

“Seluruh teman-teman dewan sangat peduli terkait apa yang kita rasakan bersama ini. Itu terlihat dalam keseriusan semua anggota dewan yang aktif menyampaikan perrtanyaan meskipun lewat Aplikasi Zoom,” kata Kandouw.

DPRD menilai, adanya keseriusan Pemkab Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Minahasa Dr Royke Roring MSi dan Wakil Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi dalam menghadapi Covid-19.

“Untuk itu mari kita sungguh-sungguh, serius tidak main-main dalam menghadapi proses ini. Masyarakat adalah tanggung jawab kita semua baik eksekutif maupun semua anggota dewan yang terhormat sebagai wakil Rakyat,” ajaknya.

Untuk itu DPRD Kabupaten Minahasa  menyetujui pergeseran untuk Covid 19 ini sebesar Rp. 1.062.163.750 dari Dana Reses, Tunjangan Reses dan Bimbingan Teknis (Bimtek).

“Dan akan menyusul lagi sekira Rp1 miliar dari SPPD luar daerah. Serta tidak menutup kemungkinan ada pos-pos lain yang bisa digeser, yang penting semua untuk kepentingan Rakyat Minahasa bebas dari Corona. Masyarakat Minahasa aman, sehat, dilindungi oleh Tuhan yg maha kuasa,” tutupnya. (Terry)