Manado, mediamanado.com – Sebanyak 98 Siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI Angkatan Laut Angkatan XLV/1 Tahun Anggaran 2025 resmi dilantik dan disumpah menjadi Prajurit TNI Angkatan Laut dalam upacara militer yang berlangsung khidmat di Lapangan Pohon Kasih, Kawasan Megamas Manado, Rabu (27/8).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal), Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si. Upacara turut diikuti jajaran pejabat TNI AL dengan Mayor Laut (KH) M. Samuel Ponto, Dansesarmil Satdik 4, sebagai Komandan Upacara, dan Lettu Marinir Monang T. Manurung sebagai Perwira Upacara.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah prajurit, penanggalan tanda siswa, penyematan pangkat Kelasi Dua, serta penyerahan ijazah pendidikan. Dengan pengucapan sumpah ini, para siswa resmi menyandang status sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.
Dalam amanatnya, Laksma TNI Singgih Sugiarto memberikan apresiasi kepada para siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan selama tiga bulan dan pendidikan dasar golongan selama satu bulan, serta berpesan agar mereka terus menjaga disiplin, kesehatan, dan semangat belajar selama mengikuti pendidikan lanjutan dua bulan ke depan.
“Mulai saat ini, kalian telah menjadi prajurit TNI Angkatan Laut. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Trisila TNI AL sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian,” tegasnya.
Upacara ini dihadiri Forkopimda Sulawesi Utara, pejabat utama Koarmada VIII, pejabat TNI-Polri, serta para orang tua siswa. Momen membanggakan juga datang dari Seva Watuseke Tambulango, siswa asal Likupang, Minahasa Utara, yang berhasil meraih predikat lulusan terbaik.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan demonstrasi keterampilan siswa, meliputi peragaan senjata, peledakan, dan kemampuan lapangan, yang menampilkan ketangkasan dan kesiapsiagaan prajurit muda TNI AL. Seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan profesionalisme dan kesiapan Satdik 4 Manado dalam mencetak prajurit tangguh penjaga kedaulatan laut Indonesia. (*)







