Wadan Kodiklatal Tinjau Sarpras Satdik 4 Manado, Lanjutkan Penebaran 3.993 Bibit Ikan Mujair

oleh

Loading

Manado, mediamanado.com – Upaya peningkatan kualitas pendidikan dan ketahanan pangan terus dilakukan di Satuan Pendidikan (Satdik) 4 Manado. Hal ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal), Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si., didampingi Direktur Pendidikan (Dirdik) Kodiklatal Brigjen TNI (Mar) F. Simanjorang, S.H., M.Han., serta Paban I Ren Ditum Kodiklatal Kolonel Laut (S) Benny Rusdianto, Rabu (27/8).

Kunjungan yang disambut langsung oleh Komandan Satdik 4 Kolonel Marinir Hendy Dwi Bayu Ardiyanto ini diawali dengan peninjauan berbagai sarana dan prasarana pendidikan, seperti barak siswa bintara dan tamtama, mess bingsis, dapur, ruang sekolah, fasilitas latihan siswa, area reppeling, serta shelter lapangan tembak baru. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kesiapan fasilitas dalam mendukung proses pendidikan prajurit TNI AL yang profesional dan berdaya saing.

Usai melakukan peninjauan, rombongan melanjutkan kegiatan dengan penebaran 3.993 bibit ikan mujair di kolam lapangan tembak Satdik 4. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan TNI Angkatan Laut, yang sekaligus memanfaatkan lahan dan sumber daya lingkungan satuan secara produktif.

Dalam keterangannya, Laksma TNI Singgih Sugiarto menegaskan pentingnya sinergi antara peningkatan kualitas pendidikan dan pemanfaatan lingkungan yang berkelanjutan.

“Sarana dan prasarana yang baik akan melahirkan prajurit yang unggul. Sementara program ketahanan pangan seperti ini tidak hanya mendukung kebutuhan internal satuan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi terhadap kemandirian pangan dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Satdik 4 Manado untuk tidak hanya fokus mencetak prajurit TNI AL yang tangguh dan profesional, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta pelestarian lingkungan di wilayah Sulawesi Utara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *