Wagub Kandouw Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba di Sulut

oleh

Loading

IMG-20200925-WA0038-768x512

 

MANADO, MediaManado.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven O.E. Kandouw memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Bumi Nyiur Melambai.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Asistensi Penguatan Relawan Anti Narkoba dan Penandatanganan MoU antara Pemprov Sulut dan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (25/9/2020).

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan BNN bekerjasama dengan Puslitkes UI tahun 2017, angka prevalensi penyalahguna Narkoba di Indonesia telah mencapai 1,77% atau sekitar 3.376.115 orang dari total populasi penduduk Indonesia.

Sedangkan angka prevalensi penyalahguna narkoba di Sulawesi Utara menduduki peringkat ke-5 dengan angka prevalensi 1,71% dalam hal penyalahgunaan narkoba dengan total 30.656 orang sebagai penyalahguna narkoba.

Menurutnya, menghitung pengguna narkoba di Sulut ibarat gunung es, artinya di luar data yang sudah terungkap, masih ada data lainnya yang belum terungkap.

IMG-20200925-WA0035-768x512

Andaikan kasus yang tidak terdata ini 10 kali lipat dari jumlah yang ada, maka ada 300.000 orang dari 2,6 juta warga Sulut.

“Bisa dibayangkan, kacau semua karena narkoba, jangan sampai ini terjadi daerah kita,” tandas Wagub Kandouw.

Karena itu, ia memberikan apresiasi atas peran relawan anti narkoba di Sulut. Tambah dia, narkoba termasuk extraordinary crime selain korupsi dan terorisme.

Wagub Kandouw juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tak hanya dilakukan pemerintah dan BNN tapi harus dilakukan semua komponen masyarakat.

“Saya berterima kasih sekali. Relawan ini akan memberi memberi penguatan ke masyarakat terutama generasi muda,” ungkapnya.

Adanya asistensi dan penguatan relawan anti narkoba ini diharapkan Kandouw seperti efek bola salju sehingga menutup semua peluang penyalahgunaan narkoba.

“10.000 relawan se – Sulut bisa jadi ‘snow ball’ supaya tidak memberi celah penyalahgunaan narkoba,” bebernya.

Terkait MoU Pemprov Sulut dan BNN, Kandouw menyampaikan pesan dari Gubernur Olly Dondokambey bahwa Pemprov siap mendukung penuh kegiatan BNN.

“Pesan Pak Gubernur MoU sudah ditandatangani, fasilitas BNN akan kita dukung tidak hanya 100 persen tapi 1.000 persen,” tutupnya. (Ferry/*)