
MANADO, MediaManado.com – Lagu mars Pilkada Serentak hasil sayembara karya cipta lagu yang digagas Penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono MDM bakal dijadikan lagu nasional. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya lagu Mars Pilkada Serentak itu oleh Ketua KPU RI Husni Kamil, dari Sumarono, di gedung KPU RI Jakarta, Senin (16/11) kemarin.
“Kami sudah serahkan hasil sayembara Karya Cipta Lagu Mars Pilkada Serentak sebagai partisipasi aktif dan positif dari masyarakat Sulawesi Utara untuk suksesnya Pilkada Serentak,” ujar Sumarsono ketika memberikan sambutan, sebagaimana siaran pers Humas Pemprov Sulut yang diterima Tribun Manado, Senin malam.
Lagu mars pilkada yang diserahkan itu menurut Sumarsono merupakan karya dari anak muda berbakat bernama Guntur Barnabas Rarun, pemenang lomba lagu mars. “Dia komponis otodidak, seorang yatim piatu dan sehari-harinya merupakan pelatih paduan suara. Sekarang sebagai Mahasiswa S1 Agribisnis Universitas De La Sale Manado,” katanya.
Sayembara itu sengaja dibuat guna meggairahkan Pemilukada serentak, terutama partisipasi politik rakyat dalam pilkada nanti. “Sulut merupakan gudangnya komponis yang sudah malang melintang dalam dunia tarik suara. Buktinya banyak paduan suara di Sulut telah meraih gelar gold champions pada ivent tingkat dunia,” ungkapnya.
“Anak muda ini sama sekali belum banyak dikenal. Tim juri pun tidak kenal yang bersangkutan. Pertanda tim juri dan panitia telah bekerja profesional dan obyektif. Kami hanya memilih satu pemenang tetapi kami memberikan apresiasi hingga peringkat 2 dan 3,” jelas Sumarsono.
Saat momentum penyerahkan lagu masr pilkada itu, sang komponis Guntur Barnabas Rarun langsung dikenalkan langsung oleh Gubernur kepada Ketua KPU RI. Husni Kamil pun langsung memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Pemprov Sulut yang telah melaksanakan Sayembara.
Ketua KPU juga ikut memberikan penghargaan kepada Komponisnya. “Hari Senin ini sekira jam Dua Siang, saya usulkan lagu Mars Pilkada Serentak dibahas dalam pleno KPU, semoga diterima,” katanya, sembari mengatakan segera membentuk tim pakar musik untuk menilai layak tidaknya lagu ini menjadi lagu nasional.
Sumarsono mengimbau semua jaringan radio dan televisi, pusat perbelanjaan, hotel dan sebagainya agar mulai memutar lagu mars Pilkada setiap hari hingga tanggal 9 Desember 2015. Lagu tersebut segera disebarkan SKPD terkait dan Humas Provisi Sulut. “Kami sediakan rekamannya,” ujar Gammy Kawatu yang juga koordinator sayembara.
Dalam kegiatan itu, Sumarsono didampingi Asisten Satu Jhon Palandung, Kaban Kesbang Edwin Silangen, Kadis Diknas Gammy Kawatu, Kadisbudpar Happy Joy Korah, Kaban Penghubung Fredrik Rotinsulu, dan Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Ferry Rende.





