Pakai Protap Kesehatan Ketat, DPRD Kawal Kebijakan Pemerintah Soal Covid-19

oleh
Rapat Paripurna DPRD Sulut terkait LKPJ Gubernur Sulut TA 2019, Rabu (15/04/2020)

Loading

Rapat Paripurna DPRD Sulut terkait LKPJ Gubernur Sulut TA 2019, Rabu (15/04/2020)
Rapat Paripurna DPRD Sulut terkait LKPJ Gubernur Sulut TA 2019, Rabu (15/04/2020)

 

MANADO, MediaManado.com- DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran (TA) 2019, Rabu (15/04/2020).

Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Andrei Angouw, didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay, James Kojongian, dan Billy Lombok dan dihadiri Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw.

Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw menyampaikan LKPJ Gubernur Sulut TA 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut
Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw menyampaikan LKPJ Gubernur Sulut TA 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut

 

Paripurna kali ini tampil berbeda. Karena menindaklanjuti instruksi mengenai meminimalisir kegiatan yang melibatkan banyak orang. Untuk itu, Sekretariat DPRD membatasi kehadiran dalam ruang paripurna, sehingga hanya dihadiri Pimpinan DPRD dan 17 anggota DPRD hadir secara fisik, sedangkan 28 Anggota DPRD lain mengikuti Rapat Paripurna ini secara virtual.

Dalam ruangan juga terlihat Sekprov Edwin Silangen SE MS, para Asisten, Karo Pemerintahan, serta perwakilan pers.

Dalam paripurna ini, begitu banyak aspirasi yang disampaikan legislator pada jajaran Pemprov Sulut. Didominasi pertanyaan dan imbauan terkait penanganan Covid-19 di Sulut.

Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu SH MSi saat membawakan laporan dokumen surat masuk dan agenda kegiatan Sekretariat DPRD Sulut
Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu SH MSi saat membawakan laporan dokumen surat masuk dan agenda kegiatan Sekretariat DPRD Sulut

 

Terpantau anggota DPRD yang berada di ruangan, empat pimpinan DPRD yakni Andrei Angouw, Victor Mailangkay, James Kojongian, Billy Lombok, Vonny Paat, Netty Pantow, Richard Sualang, Rocky Wowor, Bertuly Kapojos, Arthur Kotambunan, Amir Liputo, dan Sandra Rondonuwu, Fabian Kaloh, Raski Mokodompit, Braein Waworuntu, Yongkie Limen.

Wagub Steven Kandouw memberi apresiasi pada DPRD Provinsi Sulut yang bisa menyelenggarakan paripurna penyampaian LKPJ Gubernur 2019.

Anggota DPRD Sulut yang ikut Rapat Paripurna secara Virtual dan ada yang langsung menghadiri secara fisik
Anggota DPRD Sulut yang ikut Rapat Paripurna secara Virtual 

 

“Di tengah situasi seperti ini, DPRD mampu melaksanakan agenda yang merupakan tugas dan tanggung jawab kita. Kita jangan pernah kalah. Sebagai lembaga pembuat undang-undang,” katanya.

Di sisi lain, Andrei Angouw menerangkan agenda rapat paripurna ini sudah ditetapkan oleh Badan Musyawarah.

20200417_120059_800x492

 

20200417_120124_800x494

 

Lebih lanjut diungkapkan Angouw, LKPJ 2019 Gubernur Sulut ini akan dibahas dalam panitia khusus. Berisikan perwakilan fraksi-fraksi. Usai paripurna kemarin, langsung digelar rapat panitia khusus.

Dalam laporan wagub, secara umum pengelolaan keuangan daerah tertuang dalam APBD 2019 terukur jelas dengan capaian realisasi Rp 3,9 triliun, dari target APBD Perubahan Rp 4,1 triliun atau sebesar 95,78%. Sementara untuk belanja daerah secara keseluruhan setelah perubahan Rp 4,7 triliun.(adv)