Camat Karim Pontoh Minta Pendamping yang Tidak Kooperatif, Diberikan Punishmen bahkan Demosi

oleh

Loading

20220915_104325

Mitra, MediaManado.com – Camat Belang Abdul Karim Pontoh menyayangkan Pendamping Desa dan Pendamping lokal Desa di Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang tidak kooperatif dan tidak profesional dalam tugas yang diemban.

Camat Belang, Abdul Karim Pontoh mengatakan, pendamping desa dan pendamping lokal desa setiap adanya kegiatan rapat teknis dari TPPI kabupaten seharusnya mereka kooperatif, namun pada kenyataanya, saat ini mereka lalai dalam menghadiri kegiatan penting ini, Kamis (15/9/2022).

Menurutnya, Peningkatan kapasitas pendamping desa terus dilakukan pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan di desa-desa serta pendamping desa juga diperlukan dalam upaya pendampingan program dana desa dan program inovasi desa.

“Pendamping desa ini kan salah satu pilar yang sangat penting untuk pembangunan desa, oleh karenanya kapasitasnya harus tingkatkan terus,”ucap Pontoh.

Lanjut Pontoh katakan, jika mental desa dan pendamping lokal desa seperti ini maka bisa dipastikan, ini akan berpengaru dalam upaya percepatan pembangunan desa, kususnya di kecamatan belang.

20220915_103709

“Saya sangat menyayangkan mental dari para pendamping desa dan pendamping lokal desa saat ini, sehingga selaku camat belang, saya mengharapkan kepada TPPI tingkat kabupaten dan TPPI Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bahkan, kementrian Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk memberikan Punishmen bahkan Demosi, kepada pendamping desa dan pendamping lokal desa yang tidak kooperatif dan profesional dalam tugas,”ujar Pontoh.

Pontoh menambahkan, agenda penting ini sangat diharapkan kehadiran pendamping desa dan pendamping lokal desa, guna menerima arahan pembinaan dalam peningkatan kapasitas tugas sebagai pendamping yang ada di kecamatan belang.

“Dengan demikian, selanjutnya saya akan membuat surat rekomendasi untuk ditujukan kepada TPPI provinsi untuk menjadi bahan pertimbangan, bagi mereka-mereka yang saat ini tidak kooperatif, Karena sesuai dengan pengamatan saya selaku camat belang saat ini mereka tidak koperatif dalam beberapa agenda penting, bahkan juga dalam menanggapi kegiatan yang dilakukan TPPI kabupaten,”kata Camat Pontoh.

Selain itu, Irsan Pontoh selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) kabupaten Mitra, Kepada awak media mengatakan kekecewaannya terhadap para pendamping yang tidak hadir dalam kegiatan saat ini.

“Kegiatan ini sesuai dengan keputusan rapat kemarin, suratnya sudah ada bahkan sudah disampaikan kemereka untuk bisa menghadiri kegiatan hari ini, karena ini sangat penting dalam meningkatkan kapasitas mereka,”ungkapnya.

20220915_104145

Irsan Pontoh mengatakan, memang ada beberapa hal yang perlu kami lakukan kepada teman-teman pendamping untuk bagaiman teknik memfasilitasi mereka dilapangan, dan ini menjadi tangung jawab kami sebagai mentor diatas untuk memfasilitasi itu.

“Memang ada beberpa hal terkait kedisiplinan yang perlu dipacu dan ditingkatkan, dan kususnya untuk teman- teman pendamping yang ada di kecamatan belang sesungguhnya masih perlu adanya sinergi komunikasi,” terangnya.

Seharusnya Ia katakan, meskipun teman-teman pendamping lagi sibuk, namun untuk agenda penting ini harus hadir dan tepat waktu.

“Saat ini ketidak hadiran mereka mungkin bukan karena tidak ingin datang, akan tetapi sedikit mereka abaikan, terkait ketidak hadiran ini kami juga memiliki tim kabupaten dan dipastikan akan ada tindakan-tindakan lanjutan,”tuturnya.

Iksan Pontoh pun pastikan, bagi pendamping yang tidak kooperatif ini pasti akan ada tindakan berupa teguran tertulis dari kami, selain itu juga ada punishment namun itu menjadi kewenangan diatas kami,”tukas Irasan Pontoh.
(Alfian)