MANADO, MediaManado.com – Perayaan Cap Go Meh menjadi momentum merawat kerukunan di Sulawesi Utara.
Hal itu disampaikan Gubernur Yulius Selvanus SE saat menghadiri Perayaan Religi Umat Konghucu Cap Go Meh 2557 Kongzili di Manado, Selasa (03/03/2026).
Menurut Gubernur Yulius Selvanus, Perayaan Cap Go Meh merupakan budaya yang tidak saja bersandar pada tradisi satu kelompok, melainkan pesta rakyat yang memperkuat fondasi toleransi dan persatuan di Sulut.

“Saya percaya bahwa kekuatan utama Sulut terletak pada semangat Torang Samua Basudara yang hidup dalam setiap lapisan masyarakat,” kata Gubernur Yulius Selvanus.
Untuk itu, tambah Gubernur Yulius Selvanus, stabilitas keamanan dan keharmonisan antar umat beragama serta antar budaya adalah modal dasar untuk kemajuan daerah.
“Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk menjaga kondisi kondusif ini sebagai landasan menarik investasi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Sulut,” tandasnya.
Ia beralasan bahwa kepercayaan memimpin Sulut yang diamanahkan rakyat, patut menjunjung nilai-nilai persatuan dan kemanusiaan.
Pemprov Sulut optimis nilai persatuan dalam keberagaman akan membentuk karakteristik masyarakat yang saling menjaga keharmonisan hidup. (Ferry/*)





