Dari Sulut ke Panggung Dunia, Polimdo Buktikan Keunggulan Pendidikan Vokasi

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – Prestasi yang diraih tim Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dalam kompetisi inovasi internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan vokasi di Sulawesi Utara. Keberhasilan tersebut sekaligus membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat global.

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polimdo, Rudolf Mait, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan tim tidak terlepas dari doa, dukungan, serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk rekan-rekan media yang telah mengikuti perjalanan tim sejak sebelum keberangkatan hingga mencapai semifinal.

“Pertama-tama, saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan. Berkat doa dan dukungan dari semua pihak, termasuk rekan-rekan media yang telah bersama kami sejak sebelum keberangkatan hingga mengikuti perjalanan menuju semifinal, kami bisa meraih keberhasilan ini. Kesuksesan yang kami capai merupakan bagian dari dukungan dan doa seluruh pihak,” ujar Rudolf.

Rudolf menegaskan, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Polimdo. Prestasi ini juga memperkuat posisi pendidikan vokasi sebagai institusi yang mampu menghasilkan inovasi teknologi aplikatif, relevan dengan kebutuhan industri, serta memiliki daya saing internasional.

Rudolf menambahkan, pengalaman mengikuti kompetisi internasional memberikan banyak pelajaran berharga bagi tim. Atmosfer kompetisi yang kompetitif, disertai antusiasme dan apresiasi terhadap inovasi yang dipresentasikan, menjadi motivasi untuk terus mengembangkan karya dan penelitian.

“Antusiasme dan apresiasi terhadap karya yang kami tampilkan menjadi motivasi tersendiri. Kami berharap pencapaian ini dapat mendorong dosen, tenaga kependidikan, dan khususnya mahasiswa untuk terus mengembangkan budaya inovasi, riset terapan, kewirausahaan, serta membangun kolaborasi internasional,” katanya.

Terkait pengembangan TerraSight AI, Rudolf menjelaskan bahwa teknologi tersebut dirancang untuk mengotomatisasi proses pemantauan melalui sistem terintegrasi dengan tingkat ketelitian yang baik.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah gagasan dan inovasi yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Namun, beberapa di antaranya belum dapat dipublikasikan karena masih dalam tahap pengembangan.

Rudolf pun mengingatkan seluruh anggota tim untuk menjaga ide dan inovasi yang tengah dikembangkan agar memiliki peluang untuk disempurnakan dan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian biasa, tetapi menjadi bukti bahwa karya anak bangsa dari Politeknik Negeri Manado, khususnya dari Sulawesi Utara, mampu tampil dan mendapatkan pengakuan di panggung inovasi internasional,” tegasnya.

Selain inovasi teknologi, Mait turut menyoroti kompetensi tim dalam pengoperasian drone. Ia menyebut seluruh anggota tim telah memiliki lisensi sebagai pilot drone sehingga pengoperasian perangkat tersebut dalam kompetisi di luar negeri dilakukan secara resmi dan sesuai ketentuan.

Menurutnya, keberadaan Drone Academy di Polimdo menjadi salah satu hasil dari pengembangan pendidikan vokasi yang terus dilakukan. Akademi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas penerapan teknologi drone dalam dunia pendidikan dan industri.

Rudolf menilai, prestasi internasional ini juga menjadi pembuktian bahwa memilih Polimdo merupakan keputusan yang tepat bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

Ia mengajak calon mahasiswa untuk bergabung dengan Polimdo dan memanfaatkan kesempatan belajar bersama dosen-dosen inovatif yang memiliki orientasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan.

“Kami berharap semakin banyak adik-adik yang bergabung dengan Polimdo. Di sini, mahasiswa dapat berkembang bersama tim dosen yang inovatif dan memiliki pola pikir berorientasi masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap mahasiswa dapat semakin dilibatkan dalam proyek-proyek besar maupun kompetisi internasional. Pengalaman yang diperoleh dari kompetisi tersebut menjadi modal penting bagi dosen untuk membimbing mahasiswa agar berani tampil dan bersaing di tingkat dunia.

Rudolf optimistis, keberhasilan tim Polimdo dapat menciptakan atmosfer baru bagi pendidikan vokasi, khususnya di Sulawesi Utara. Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk percaya terhadap kemampuan diri sendiri dan tidak ragu menghadapi persaingan global.

“Jika kita mampu berprestasi di sini, maka kita juga mampu bersaing dengan institusi lain yang sudah memiliki nama besar, bahkan di tingkat dunia,” pungkasnya.

(YB)

https://polimdo.ac.id/polimdo-raih-juara-3-dunia-pada-kompetisi-inovasi-dan-kewirausahaan-ai-di-tiongkok/