MANADO, Mediamanado.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Pricylia Elviera Rondo, SS., M.Pd. mendorong Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian untuk mengusulkan pengadaan Drum Seeder atau alat tanam padi guna memenuhi kebutuhan petani di Sulawesi Utara.
Hal tersebut disampaikan Pricylia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Sulut bersama Dinas Sosial dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulawesi Utara, Senin (26/10/2026).
Rapat tersebut membahas data dan informasi realisasi program serta kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Pricylia mengatakan, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya Drum Seeder, perlu menjadi perhatian pemerintah mengingat masih banyak petani di sejumlah daerah yang membutuhkan alat tersebut.
Menurutnya, kebutuhan Drum Seeder cukup tinggi, terutama di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan Minahasa Selatan (Minsel). Namun, hingga saat ini, kebutuhan petani terhadap alat tanam padi tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.
“Di Mitra dan Minsel, banyak petani yang membutuhkan alat tanam padi ini. Faktanya, meskipun kebutuhannya cukup tinggi, masih banyak desa yang belum memiliki atau belum mendapatkan akses terhadap Drum Seeder. Begitu juga dengan kabupaten lainnya di Sulawesi Utara,” ungkap Pricylia.
Pricylia menilai, ketersediaan alsintan sangat penting untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus membantu petani melaksanakan kegiatan penanaman secara lebih efektif dan efisien.
Terlebih lagi, Sulawesi Utara merupakan salah satu daerah yang diarahkan untuk mendukung pengembangan lumbung pangan. Wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), sebagai salah satu kawasan pertanian penting di Sulawesi Utara, dinilai membutuhkan dukungan alsintan yang memadai untuk menunjang kegiatan produksi pertanian.
Karena itu, Pricylia berharap Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara dapat mengusulkan pengadaan Drum Seeder melalui program bantuan Pemerintah, termasuk dengan memanfaatkan peluang program dari Kementerian Pertanian.
Dirinya juga menyinggung program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAS) serta peran Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) yang dapat menjadi salah satu rujukan dalam mendorong modernisasi sektor pertanian.
“Kami berharap kebutuhan Drum Seeder ini bisa diusulkan melalui program yang tersedia. Mengingat Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah yang diharapkan berkontribusi dalam pengembangan lumbung pangan, dukungan alsintan sangat dibutuhkan oleh para petani,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Pricylia turut mengapresiasi Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara yang telah mengakomodasi sejumlah pokok-pokok pikiran anggota DPRD untuk ditindaklanjuti dalam proses perencanaan program pembangunan daerah.
Pricylia berharap usulan yang telah disampaikan dapat direalisasikan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan dukungan pemerintah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara, Wilhelmina Pengemanan, menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba mengusulkan kebutuhan tersebut melalui mekanisme dan program bantuan yang tersedia, termasuk kepada pemerintah pusat.
“Kami akan mencoba mengusulkan kebutuhan tersebut melalui program yang ada. Pengusulan biasanya dilakukan pada awal tahun, sehingga kami akan melihat mekanisme dan peluang yang tersedia untuk mendukung kebutuhan pertanian di Sulawesi Utara,” jelas Wilhelmina.
Wilhelmina menjelaskan, pengusulan bantuan biasanya dilakukan pada awal tahun, dengan tetap memperhatikan mekanisme yang berlaku serta kebutuhan dan program yang menjadi prioritas.
Dinas Pertanian Sulut akan berupaya menindaklanjuti usulan tersebut agar kebutuhan sarana dan prasarana pertanian dapat diperhatikan dalam perencanaan program selanjutnya.
(DM)





