MANADO, Mediamanado.com – Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, menyoroti persoalan gangguan koneksi internet dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulut Tahun Anggaran 2025 bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfo).
Dalam rapat tersebut, Schramm menilai gangguan jaringan internet tidak hanya menghambat aktivitas administratif di lingkungan legislatif, tetapi juga berdampak serius pada sektor pelayanan publik, khususnya kesehatan.
Schramm juga mengungkapkan, saat melakukan kunjungan ke rumah sakit daerah, pihaknya menemukan kendala komunikasi antara rumah sakit di Sulawesi Utara dengan rumah sakit rujukan di Jakarta akibat koneksi internet yang tidak stabil.
“Kami menemukan di lapangan, rumah sakit daerah mengalami kesulitan saat harus berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan di Jakarta untuk tindakan operasi. Prosesnya terhambat karena jaringan internet bermasalah,” ujar Schramm.
Menanggapi hal tersebut, Schramm mengusulkan agar mekanisme pengadaan layanan internet tidak lagi sepenuhnya dilakukan secara terpusat, terutama jika belum mampu menjamin kualitas dan kestabilan jaringan.
Menurutnya, pengelolaan anggaran internet sebaiknya diserahkan kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi operasional di setiap instansi.
“Jika dikelola langsung oleh masing-masing dinas atau instansi, pengadaan internet akan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran, terutama bagi sektor vital seperti rumah sakit,” tandasnya.
Schramm berharap, ke depan persoalan jaringan internet ini dapat segera ditangani secara serius, mengingat dampaknya yang luas terhadap pelayanan publik dan keselamatan masyarakat.
(*/DM)





