TOMOHON, MediaManado.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon menggelar Debat Terbuka Calon Walikota dan Wakil Walikota pada tahap III, Rabu (02/12/2020) sore.
Ketiga kontestan Pilwako Tomohon pun dihadirkan untuk menyampaikan program kerja dan menyimak kondisi pandemi serta penanganan saat ini dan kedepan.
Ketiga Paslon itu, Nomor Urut 1 JGE-VB, Nomor Urut 2 Caroll-Wenny dan Nomor urut 3 RoSe.
Dari ketiga Paslon yang tampil, Caroll-Wenny terlihat begitu elegan menyampaikan visi, misi dan program, termasuk soal debat terkait penanganan Covid-19 di Kota Tomohon.
Dengan santun tapi menyodok, Wenny Lumentut (Calon Wakil Walikota) menegaskan sekaligus meng-underline sikap eksekutif Kota Tomohon yang menyalurkan bantuan sosial Covid-19 kepada masyarakat dengan belum merata.
“Bantuan Covid-19 wajib dinikmati siapa saja dengan latar belakang apapun, termasuk ASN, kelompok maupun perorangan yang seharusnya dilakukan secara merata. Sebab, semua pihak dipastikan terdampak,” tandas Wenny elegan.
Namun ia menyayangkan, bantuan sosial yang nota bene bersumber dari keuangan pemerintah, hasil pungutan pajak rakyat, tapi justru tidak dirasakan oleh rakyat yang berhak mendapatkan bantuan sosial itu.
Lebih miris lagi, bantuan sosial itu, justru disalurkan secara masif menjelang Pilkada.
“Saat ini Tomohon masuk dalam 50 kota yang masuk zona merah. Mari berkaca, berikan bantuan sosial sesuai sasaran demi meminimalisasi penyebaran Covid-19,” ucap Wenny.
Ia menggaris-bawahi, bahwa pemerintah harus bersikap sebagaimana SOP gugus tugas pusat terkait penanganan Covid-19.
“Bantuan yang diserahkan salah sasaran, justru membuat masyarakat akan beraktivitas tanpa lagi memikirkan protokol kesehatan. Padahal, bila disalurkan tepat sasaran, maka semuanya berjalan baik. Daerah lain bantuan turun saat awal Covid-19, tapi di Tomohon, justru saat jelang Pilkada,” terang Wenny.
Penyampaian Wenny ikut diaminkan Caroll (Calon Walikota). Keduanya berharap, segala problem sosial kemasyarakatan terkait kepentingan hidup masyarakat luas, cepat teratasi nanti di saat Caroll-Wenny dipercayakan rakyat Kota Tomohon sebagai Walikota dan Wakil Walikota melalui pencoblosan 9 Desember 2020 nanti. (Ferry)






