MANADO, Mediamanado.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Provinsi Sulut bersama-sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, pada Selasa (28/10/2025).
Digelarnya RDP ini terkait dengan program dan kegiatan dalam rancangan prioritas dan PPAS tahun anggaran 2026.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, Nova Pangemanan memaparkan tentang rencana pagu anggaran untuk tahun 2026 sebesar sekitar Rp.33,7 miliar dengan tujuh kegiatan.
Pun, ketujuh kegiatan tersebut jadi sorotan Komisi II yang diketuai Inggried Sondakh. Dimana, menurut Komisi II ketujuh kegiatan itu hanya mewakili internal dinas tersebut.
Seperti yang disampaikan Jeane Laluyan salah satu anggota Komisi II di rapat.
“Tujuh kegiatan, saya tidak melihat di sini bahwa ada program yang langsung menyentuh masyarakat, apalagi ini kan untuk dinas pertanian dan peternakan. Saya mengerti juga adanya efisiensi,” ujar Laluyan dihadapan Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut, Nova Pangemanan.
Disorot Legislator dapil Manado ini, tujuh kegiatan tersebut lebih pada mengatur internal dinas itu.
“Misalnya bagaimana menggaji karyawan yang ada di dinas, mengatur outsourcing nya bagaimana, ATK nya, saya hanya melihat itu. Saya tidak melihat audiensnya dengan masyarakat seperti bagaimana cara beternak dengan baik, bagaimana pembagian pupuk, seperti itu,” ujar Laluyan.
Masih oleh Laluyan walaupun dengan adanya efisiensi anggaran harus tetap bertindak bijaksana.
“Pasti ada program yang harus menyentuh rakyat,” kata Laluyan.
Catatan penting dilontarkan Laluyan untuk Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut dibawah kepemimpinan Nova Pangemanan.
“Kita ini digaji oleh masyarakat, jadi harusnya program-program itu kembali kepada masyarakat. Jangan hanya ada program pemeliharan kendaraan dinas, outsourcing petugas kebersihan, ATK, rapat kerja daerah, pertemuan data statistik tanaman pangan dan holtikultura. Trus ke siapa? Dalam satu tahun itu berarti hanya mau pinter sendiri, trus edukasi ke masyarakat apa?,” tandas Laluyan di rapat, sembari mengingatkan juga untuk dinas-dinas yang lain agar ada program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
(DM)





