MANADO, MediaManado .com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata di Hotel Grandpuri Manado sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kota Manado.
Kegiatan ini menghadirkan para naramsumber Edbert M. Mirah, ST, MURP, Dr. Ivonne Angelic Umboh dan Hizkia Pepah, SM serta dikuti pelaku pariwisata, kelompok sadar wisata, serta masyarakat yang berada di sekitar destinasi wisata.
Melalui bimtek tersebut, peserta diberikan pemahaman terkait pengelolaan destinasi yang berkelanjutan, pelayanan kepada wisatawan, hingga pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di kawasan wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Esther Mamangkey, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan.
“Masyarakat adalah kunci utama dalam kemajuan pariwisata daerah. Berdasarkan amanat UU Nomor 18 Tahun 2025, peran warga sangat strategis dalam mengembangkan potensi lokal menjadi destinasi unggulan yang berbasis budaya, alam, dan kreativitas,” ujar Mamangkey.
Menurutnya Kota Manado memiliki aset wisata yang luar biasa, mulai dari Kuliner Wakeke di Wenang Utara, Kawasan Kampung Cina dan Dermaga Kalimas di Calaca, hingga pesona pesisir di Sario dan Bitung Karangria. Melalui kegiatan ini, kita berkomitmen meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi tersebut secara mandiri dan berkelanjutan.
Fokus utama bimbingan ini adalah penguatan Sadar Wisata dan penerapan Sapta Pesona. Pariwisata yang hebat bukan hanya tentang keindahan fisik, melainkan tentang keramahan, ketertiban, dan kebanggaan masyarakat terhadap identitas budayanya. Jika masyarakat berdaya, ekonomi kreatif akan tumbuh dan kesejahteraan bersama akan terwujud.
“Pengembangan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Melalui kegiatan bimtek ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bagaimana mengelola destinasi wisata dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” ujarnya.
Ditambahkannya, masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi wisata memiliki peran penting sebagai tuan rumah bagi wisatawan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan pengetahuan masyarakat menjadi hal yang sangat diperlukan.
Dispar Manado berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih berdaya dalam mengelola potensi wisata di wilayahnya masing-masing, sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Manado.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan destinasi wisata di Kota Manado dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan.(mey)






