Menuju Rumah Sakit Pariwisata, Begini Tampilan RSUD Maria Walanda Maramis

oleh
Master Plan RSUD Maria Walanda Maramis tampak gambar dari atas

Loading

Tampak depan RSUD Maria Walanda Maramis
Tampak depan RSUD Maria Walanda Maramis

MINUT, Mediamanado – Amanat Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, agar 5 daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia mendapat perhatian khusus terkait pengembangan penunjang, seperti rumah sakit.

Dan berdasarkan hasil rapat koordinasi percepatan vaksinasi dan fasilitas kesehatan di 5 DPSP oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis mendapat peluang untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan akan dikembangkan menjadi rumah sakit rujukan Pariwista dengan status tipe A.

Master Plan RSUD Maria Walanda Maramis tampak gambar dari atas
Master Plan RSUD Maria Walanda Maramis tampak gambar dari atas

Dijelaskan Direktur Sandra Rotty, usai melakukan kegiatan konsultasi peningkatan kelas Rumah Sakit dan Rumah Sakit Rujukan Pariwisata RSUD Maria Walanda Maramis ke Kemenkes dan kementerian lembaga lainnya, bahwa digelar rapat internal bersama tim dan telah dilaporkan kepada Bupati Joune Ganda serta Wabup Kevin Lotulung.

“Pada tahun depan (2022), rumah sakit Maria Walanda Maramis akan segera memulai pembangunan tahap awal. Ada dana alokasi khusus yang mencapai Rp 50 miliar untuk pembangunan pengembangan. Tentunya semua untuk masyarakat Kabupaten Minahasa Utara,” ujarnya sembari menunjukkan master plan RSUD yang telah di design oleh Konsultan khusus Rumah Sakit dan berpengalaman di Indonesia.

Bahwa untuk rencana design yang telah tertuang dalam Master Plan pengembangan RSUD Maria Walanda Maramis telah dibahas oleh tim pengembangan pada tanggal 9 September 2021 lalu. Dengan hasil sebagai berikut:
1. Pengembangan dari bangunan-bangunan RS yang sudah ada sekarang ini,.

-Bangunan yang sudah ada tetap digunakan dan ada pengembangan serta conectivitas antar bangunan RS.

-Pengembangan (perluasan 1GD kearah samping kanan) agar bisa diatur IGD yang infeksius mis covid 19 dan non infeksius. Juga bisa ada triage primer di IGD. Ada ruang resusitasi, dll seperti anjuran kementerian kesehatan. Ada Helipad di IGD.

-Pengembangan gedung ICU dan ICCU.

-Pengembangan radiologi untuk kasus emergency Gedung laboratorium tetap.
-Apotik pindah di area depan rs (publik area)
-Gedung rehabilitasi medis di lahan yang baru
-Pelayanan poliklinik dan poliklinik eksekutif di poliklinik
-Ruang perawatan saat ini tetap di manfaatkan sampai dengan ruangan di lantai 4 yang saat ini belum di gunakan
-Pengembangan kamar operasi dari 2 menjadi 4 kamar operasi .
-Perlu adanya penambahan lift
-Perlu dipikirkan tentang IPAL yang ada saat ini, apakah bisa conect dengan gedung baru di lahan yang baru.

Gedung instalasi gizi saat ini di bongkar utk pembuatan jalan (apakah memungkinkan).

-Gedung laundry tetap

2. Pengembangan bangunan RS di lahan baru (dibelakang rs) dengan luas 1.2 ha bangunan
-Untuk gedung rawat inap dari kelas 3 sd VVIP dengan parkiran Ada instalasi radiologi lengkap dengan radionuklir.
-Ada tempat untuk hyperbaric
-Gedung perkantoran direksi RS.
-Gedung hemodialisa, kemoterapi dll
-Gedung NICU/PICU dll.
-Ruangan tenaga medis.
-Apertemen /Asrama pegawai
-Gedung untuk gudang di lahan yang terpisah dengan RS.
-Bengkel RS
-Gardu listrik, genzet dan air bersih
-Penampungan bahan beracun dan TPS sampah dan
-Fasilitas penunjang lainnya di RS.

Rumah Sakit adalah sarana yang menjadi sarana utama untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan peningkatan kesehatan. Menurut undang-undang nomor 44 tahun 2009 rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karateristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakatagar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *