Paripurna DPRD: Kinerja AKD dan Hasil Reses Jadi Dasar Kebijakan

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – DPRD menggelar Rapat Paripurna dalam rangka
Penyampaian Laporan Kinerja AKD DPRD dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 Sekaligus  Penutupan Masa Persidangan II Tahun 2026 Serta Pembukaan Masa Reses III Tahun 2026, Kamis (23/4/2026).

Agenda ini menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kinerja dewan sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat yang dihimpun dari Daerah Pemilihan (Dapil).

Dalam rapat tersebut, seluruh unsur AKD memaparkan hasil kerja masing-masing, meliputi Komisi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Bapemperda, hingga Badan Kehormatan. Laporan ini menjadi dasar dalam perumusan kebijakan serta peningkatan kinerja DPRD ke depan.

Dalam pembukaannya, dr. Fransiscus Andi Silangen menegaskan bahwa penyampaian kinerja AKD merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan konstitusional kepada publik.

​”Setiap Alat Kelengkapan Dewan wajib menyampaikan kinerjanya kepada publik selama masa persidangan kedua, termasuk hasil serap aspirasi yang telah dilakukan di lapangan,” ujar Silangen.

Selain itu, disampaikan pula laporan hasil reses masa persidangan, yang memuat berbagai aspirasi masyarakat di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sosial. Aspirasi tersebut dihimpun langsung oleh anggota dewan saat turun ke dapil.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas kinerja DPRD yang dinilai aktif menyerap aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa laporan kinerja AKD dan hasil reses merupakan bagian penting dalam memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada kebutuhan rakyat.

“Kami sangat menghargai kerja keras anggota dewan yang telah turun langsung ke tengah masyarakat. Laporan reses ini adalah suara murni rakyat yang wajib kita dengar dan perjuangkan bersama,” ujar Gubernur.

Gubernur menambahkan, aspirasi masyarakat akan menjadi referensi utama dalam penyempurnaan kebijakan pembangunan daerah agar tetap relevan dan responsif terhadap dinamika yang berkembang.

Gubernur juga menekankan bahwa capaian pembangunan selama ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang dilandasi semangat kearifan lokal, yakni Mapalus. Menurutnya, semangat gotong royong tersebut harus terus diperkuat di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Sinergi dan kebersamaan adalah kunci keberlanjutan pembangunan yang mampu mensejahterakan masyarakat,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Gubernur mengajak seluruh pihak menjadikan momentum peralihan masa persidangan sebagai langkah untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan ritme kerja, serta mempertajam pelayanan publik. Ia juga menekankan pentingnya menjalankan roda pemerintahan secara cepat, efektif, dan tetap sesuai dengan aturan demi menjawab harapan masyarakat.

(Advetorial/DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *