
MINUT, Mediamanado – Pemerintah Desa Kawangkoan, kecamatan Kalawat melakukan penanaman jagung, dalam rangka peningkatan produksi tanaman pangan non beras.
Hal tersebut sebagaimana tampak dilakukan oleh Pemdes Kawangkoan yang dihadiri Camat Kalawat Alexander Warbung, Jumat (09/07/21), dengan memberdayakan masyarakat miskin atau yang tidak memiliki pekerjaan tetap di masa Pandemi Covid 19.
“Padat karya tunai ini didanai dari dana desa tahun anggaran 2021 berupa kegiatan peningkatan produksi tanaman pangan yaitu Jagung. Semog di masa Pandemi sekarang ini, bisa juga membantu warga yang tidak memiliki pekerjaan,” ujar Kumtua Eske Dendeng sembari menyebut jika kegiatan ini diawali dengan Ibadah dan dihadiri oleh Camat Kalawat, Pemerintahan Desa dan masyarakat.
Ditambahkan Sekdes Cytalian Mangalede, bahwa penanaman jagung ini tujuannya untuk meningkatkan ketahanan ekonomi desa melalui penanaman pangan non beras. Sehingga, dalam hal ini Desa bisa menghasilkan pangan sendiri. Selain untuk komsumsi masyarakat desa, bisa juga dijual untuk memperoleh PAD melalui Bumdes.
“Pekerjaan ini dilakukan dengan pola PKTD (Padat Karya Tunai) Desa non sapras. Pengertiannya, yaitu mempekerjakan orang sebanyak mungkin atau menggunakan tenaga manusia dan bukan pakai mesin. Tentu dengan memprioritaskan masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan atau pekerja setengah pengangguran (kadang ada kerja, kadang tidak) atau Ibu janda yang masih potensial untuk bekerja,” ujarnya. (**)
Penulis: Sweidy Pongoh







