Silangen Sebut Kesadaran Bersama Kunci Sulut Bebas dari Sampah

oleh
Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS saat membuka Seminar Balitbangda Provinsi Sulut, Selasa (26/11/2019)

Loading

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS saat membuka Seminar Balitbangda Provinsi Sulut, Selasa (26/11/2019)
Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS saat membuka Seminar Balitbangda Provinsi Sulut, Selasa (26/11/2019)

 

MANADO, MediaManado.com – Membebaskan Sulawesi Utara dari sampah, butuh kesadaran bersama baik oleh aparat pemerintah maupun masyarakat sendiri. Bahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara saat ini sedang giatnya menjadikan TPA Regional Ilo Ilo di Minahasa Utara sebagai salah satu Pilot Project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen SE MS saat membuka Seminar Kajian Lingkungan Hidup Timbulan Sampah Kota Manado dan Daerah Sekitarnya serta Potensi Daya Tampung TPA Regional Ilo Ilo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara di hotel Ibis Manado, Selasa (26/11/2019).

Menurut Silangen, kesadaran bersama membebaskan Sulut dari Sampah, menjadikan masyarakat bisa hidup nyaman dan sehat.

dr Jemmy Lampus MKes, Kaban Litbangda Provinsi Sulawesi Utara
dr Jemmy Lampus MKes, Kaban Litbangda Provinsi Sulawesi Utara

Apalagi di Era Industri 4.0, Pemprov Sulut siap membangun TPA Regional Ilo Ilo sebagai salah satu Pilot Project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah.
Pemerintah Pusat melalui Presiden Joko Widodo justru telah menyetujui dibangunnya PLTSa di Sulut.

“Pengelolaan sampah ini, sangat penting. Di satu sisi menyangkut kesadaran bersama untuk hidup nyaman dan sehat, akan tetapi di sisi lain dapat dijadikan energi seperti pembangkit listrik tenaga sampah,” tandas Silangen di hadapan peserta kegiatan yang digelar oleh Bidang Pembangunan Inovasi dan Teknologi, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulut.

Untuk menghasilkan energi listrik, PLTSa membutuhkan 1000 ton sampah setiap hari. Dan TPA Regional Ilo Ilo pun diharapkan bisa menampung lebih dari 1000 ton sampah per hari.

“Untuk mencapai jumlah tersebut, maka TPA Regional Ilo Ilo akan menampung sampah dari Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa, pun sampah dari Kota Tomohon,” ucap Silangen seraya menambahkan Dinas PUPR Provinsi Sulut kini sedang giatnya merealisasikan program pembangunan TPA Regional Ilo Ilo.

Selain itu, Sekdaprov Edwin Silangen mengajak aparat pemerintahan untuk menjadi panutan di tengah masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, bahkan menegakkan aturan terkait larangan membuang sampah sembarangan oleh masyarakat.

20191126_115905_640x390

 

“Mari kita budayakan tidak membuang sampah sembarangan dan mendukung program pemerintah daerah membangun PLTSa Ilo Ilo, ” ajak Silangen.

Sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulut dr Jemmy Lampus MKes melaporkan bahwa kegiatan Seminar Kajian Lingkungan Hidup dan TPA Ilo Ilo ini dilaksanakan guna memperoleh informasi terkait daya tampung lingkungan terhadap sampah di TPA Regional, sekaligus melalui Seminar ini diperoleh bahan kajian kengkap yang dapat mendukung kebijakan strategis Pemprov Sulut untuk pembangunan dan pengelolaan TPA Regional Ilo Ilo sekaligus rencana pembangunan PLTSa.

Kegiatan ini dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemprov Sulut Drs Edison Humiang MSi dan diikuti instansi terkait dari Pemprov Sulut, Kabupaten maupun Kota, akademisi, Camat dan Lurah/Kepala Desa. (Ferry)