MEDIAMANADO – Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda-Kevin W Lotulung, Jumat (20/8), menghadiri langsung, soft launching Recovery Ship KM Tatamailau, sebuah kapal untuk isolasi apung di Kota Bitung.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian, Susiwijono Mugiarso, secara virtual, serta Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, Perwakilan PT PELNI dan juga unsur Forkompimda dari Kabupaten Minut dan Kota Bitung.
Bupati Minut, Joune Ganda, disela-sela pemantauan fasilitas di atas KM Tatamailau, menyebutkan jika kehadiran kapal untuk isoman ini, merupakan bukti jika pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada masa pandemi COVID-19.

Bupati Minut, Joune Ganda berada di atas kapal KM Tatamailau yang dijadikan Recovery Ship atau kapal untuk isolasi terpusat Covid-19.

Joune kemudian meminta kepada masyarakat di Kabupaten Minut, yang saat ini terpapar COVID-19 dengan gejala ringan atau tak bergejala, bisa langsung menempati fasilitas kapal untuk isoman, dengan mengikuti prosedur yang ada.
Menurut Joune, masyarakat tidak perlu takut melakukan isolasi di kapal tersebut, karena beragam fasilitas telah disediakan oleh pemerintah, mulai dari makanan, obat medis, hingga hiburan termasuk jaringan internet yang bisa disambung dengan koneksi wifi.

“Kapal ini memiliki tenaga kesehatan atau medis yang akan selalu memantau perkembangan pasien terkonfirmasi COVID-19, baik yang tak bergejala maupun yang memiliki gejala ringan, dan memilih melakukan isoman di kapal ini,” kata Joune.
Tak lupa, Joune juga mengucapkan ungkapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Kementerian terkait dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, serta khususnya Gubernur Olly Dondokambey.
“Banyak terimakasih dipanjatkan kepada bapak Presiden Joko Widodo, Kementrian terkait dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang sudah terlibat hingga sekarang soft launching ini bisa dilakukan,” kata Joune kembali.
Sebagaimana informasi, Kapal KM Tatamailau memiliki daya tampung sebanyak 448 Kamar yang bisa digunakan para pasien COVID-19. Fasilitas yang diberikan ini juga tidak dipungut biaya alias gratis. (Advetorial)










