MANADO, MediaManado.com –Gubernur Olly Dondokambey SE memberi motivasi kepada para ASN dan THL lingkup Pemprov Sulut agar terus berprestasi dan melakukan terobosan serta inovasi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.
“Kiranya apa yang telah kita capai di tahun 2022 mampu kita pertahankan bahkan tingkatkan agar target di akhir tahun 2023 nanti mampu memberikan dampak positif khususnya bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah Sulawesi Utara yang kita cintai ini,” kata Gubernur Olly saat memimpin Apel Kerja Bersama setelah Cuti Khusus Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur, Rabu (04/01/2023).
Gubernur Olly menegaskan bahwa Apel Perdana awal tahun 2023 merupakan kewajiban para ASN dan THL.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada seluruh ASN dan THL serta ucapan terimakasih atas kerja keras dan kerja nyata sehingga di tahun 2022 mampu menghasilkan banyak karya, terobosan dan bahkan menghasilkan banyak prestasi di tingkat nasional serta dapat menjalin kerja sama internasional dengan negara-negara sahabat.
Gubernur Olly menyinggung bahwa kurang lebih 7 hari telah melaksanakan cuti bersama dalam rangka Hari Natal dan Tahun Baru 2023.
“Perlu diingat dan menjadi perhatian bersama, kegiatan yang telah diberikan khusus bagi ASN dan THL di daerah ini adalah bagian dari upaya untuk membangkitkan semangat dalam artian setelah kita melaksanakan cuti bersama kita akan kembali bangkit lebih kuat dengan jiwa dan raga yang penuh semangat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehingga ASN maupun THL dapat bekerja lebih giat,” jelasnya.
“Saya mengapresiasi Bapak/ibu saudara-saudara yang hadir pada apel kerja perdana saat ini dan kepada Oknum ASN dan THL yang tidak dapat hadir diminta kepada Badan Kepegawaian Daerah untuk mendata dan dapat memberikan teguran bahkan sanksi secara tegas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,“ sambungnya.
Gubernur Olly memaparkan capaian-capaian yang telah diraih oleh Pemprov. Sulut yang menggambarkan dinamika dalam kategori baik, diantaranya pertumbuhan ekonomi diangka 6,62 persen pada triwulan III tahun 2022, kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023, penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka serta peningkatan IPM hingga berada pada angka 73,1, yang menjadi program pemerintah Sulawesi Utara “mari jo ba kobong” yang telah meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTL) yang ada di Sulawesi Utara.
Tentunya capaian-capaian itu tidak terlepas dari kebijakan yang diambil pemerintah daerah juga dukungan dari seluruh stakeholder yanga ada di daerah dan jajaran ASN serta THL Pemprov Sulawesi Utara. Upaya Pemerintah menggenjot sektor pariwisata, UMK, Perikanan Kelautan, Pertanian dan Perkebunan serta Perdagangan adalah bukti keseriusan didalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah Gerakan Marijo ba kobong.
“Di tahun 2023 ini kita akan menghadapi berbagai tantangan seperti pandangan- pandangan para ekonom dan seluruh yang kita selalu dengar dan kita baca. Kita akan menghadapi tantangan yang berat dalam resesi ekonomi global yang diprediksi oleh para pakar ekonomi dunia, juga oleh pemerintah atas dampak krisis global, untuk itu meskipun daerah kita berada di zona aman dan diprediksi mampu menghadapi ancaman tersebut, saya harapkan kita semua dapat menyikapinya dengan bijak, jangan boros, hidup sesuai kebutuhan serta mendukung arah kebijakan pemerintah,” tuturnya.
Gubernur Olly juga menyampaikan bahwa tahun 2023 ini menjadi tahun politik, untuk mempersiapkan pemilihan umum serentak 2024 nanti.
“Saya harapkan kita semua mendukung seluruh agenda yang akan dilaksanakan. Mari kita memperkokoh komitmen, terus meningkatkan kemampuan tekad dan komitmen, terus meningkatkan kemampuan serta senantiasa bersatu dan bersama-sama menerapkan setiap rencana pembangunan daerah ini, seperti budaya kita yang selalu digaung-gaungkan Mapalus. Torang harus bersama-sama, bergotongroyong untuk membangun kinerja ASN maupun pembangunan yang ada di provinsi Sulawesi Utara,” ucapnya.
Khusus untuk arah kebijakan di tahun 2023 yang akan telah ditetapkan dan berfokus pada upaya meningkatkan daya saing daerah melalui pembangunan SDM dan infrastruktur yang berkualitas dan berwawasan lingkungan, dengan 8 prioritas pembangunan daerah di tahun 2023 yakni: percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, peningkatan daya saing produk unggulan daerah, pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang berkualitas, pembangunan kepariwisataan, penanggulangan bencana dan mitigasi perubahan iklim, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahanan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Semoga kita bisa mencapai sasaran maupun progres-progres yang diharapkan sesuai dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Untuk itu mari kita saling mendukung, saling berkolaborasi, dan bersinergi, turut secara aktif di setiap lini dan sektor pekerjaan, menjunjung tinggi nilai integritas dan profesionalisme dalam bekerja sebagai ASN yang berakhlak, menjadi contoh dan membina kerukunan dan toleransi di lingkungan masyarakat sehingga mampu berkontribusi untuk mensukseskan seluruh program dan kebijakan yang telah ditetapkan menuju kemajuan bersama,“ harap Gubernur Olly.
Nampak hadir, Wakil Gubernur Drs Steven O.E. Kandouw, Sekprov Steve Kepel, ST MM, Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional Madya, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional Muda dan seluruh ASN dan THL di lingkungan Pemprov Sulut.





