SDN Matungkas Dukung Program 100 hari Kerja Pemerintahan JG-KWL

oleh
Guru-guru dan KTU Sekolah Dasar Negeri Matungkas mengikuti pembinaan yang diberikan oleh Kepsek Olly Kiolol, S.Pd.

Loading

Kepsek Olly Kiolol, S.Pd tampak memberikan arahan pembinaan kepada guru-guru di SDN Matungkas.
Kepsek Olly Kiolol, S.Pd tampak memberikan arahan pembinaan kepada guru-guru di SDN Matungkas.

MINUT, Mediamanado – Komitmen dan bukti nyata diimplementasikan pada lembaga pendidikan oleh Sekolah Dasar Negeri Matungkas, dalam mendukung program 100 kerja pemerintahan JG-KWL.

Dimana, tahun 2021 ini pemerintahan di Kabupaten Minahasa Utara baru saja berganti kepemimpinan. Untuk itu, program kerja 100 hari Bupati Joune Ganda dan wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung telah bergulir sejak 1 Maret 2021 lalu.

Dalam mewujudkan program tersebut, perlu adanya dukungan dari semua instansi dan tidak terkecuali SD Negeri Matungkas kecamatan Dimembe.

Guru-guru dan KTU Sekolah Dasar Negeri Matungkas mengikuti pembinaan yang diberikan oleh Kepsek Olly Kiolol, S.Pd.
Guru-guru Sekolah Dasar Negeri Matungkas mengikuti pembinaan yang diberikan oleh Kepsek Olly Kiolol, S.Pd awal Maret ini.

Kepala SDN Matungkas Olly Kiolol kepada wartawan menyebutkan, bahwa pihaknya juga turut memberikan dukungan kepada pemerintahan yang baru di Kabupaten Minut. Hal itu dilakukan agar pemerintahan saat ini bisa lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Sebagai kepala sekolah selain kami sebagai seorang pendidik, saya juga bertanggungjawab untuk memberikan pembinaan kepada guru-guru. Pembinaan yang dilakukan diantaranya disiplin berpakaian sebagaimana yang disampaikan Bupati diawal masuk kantor,” katanya selasa (02/03/21) lalu.

Selanjutnya soal etika dan pelayanan ditambahkan Kepsek Olly Kiolol, bahwa itu perlu dimiliki oleh guru.
“Basic seorang guru adalah menjadi pengajar yang bisa melayani dan tentu berkelakuan baik. Itu dasar dari seorang pengajar. Sehingga kami berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap program pasangan JG-KWL,” tutup Bunda sapaan akrab Kepsek.

Menyikapi berbagai kekurangan dan kelemahan atas pelaksanaan belajar dari rumah dimasa Pandemi Covid, sebagaimana disampaikan guru lainnya, bahwa kepala sekolah merasa perlu melakukan pembinaan terhadap guru-guru di SDN Matungkas. “Kepala sekolah kami memberikan pembinaan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran baik secara daring, Luring maupun combination,” tulis Ibu guru Christine.

Upaya kepala sekolah menurut Bendahara Petronella Ngangi, yang dilakukan dalam meningkatkan kedisiplinan selain kepada guru, juga bisa berdampak pada siswa. “Selain fasilitas, sarana prasarana yang ada saat ini, pembinaan juga penting untuk menciptakan hubungan kerja yang harmonis antar guru dan peran kepala sekolah. Demikian juga dari guru kepada siswa yang dia didik,” tukas Ibu Petronella Ngangi.

Sebagaimana terpantau awak media, di masa pendemi saat ini, pelaksanaan kegiatan pembinaan juga, tetap mematuhi protokol tetap (Protap) kesehatan yang menjadi anjuran Pemerintah. Dimana, kegiatan yang berlangsung ini diikuti oleh Kepsek dan guru-guru yang kurang dari 20 orang. Tidak hanya mengatur soal jarak, terlihat para guru tetap menggunakan masker bahkan face shield.(**)

Penulis : Sweidy Pongoh