Ujian di SMP Negeri 1 Dimembe, Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

oleh
Kepsek John Karel Kolulun, S.Pd tampak mendampingi Kadis Pendidikan memantau pelaksanaan ujian luring.

Loading

Kadis Olfy Kalengkongan, S.Pd M.M.Pd tampak foto bersama kepala sekolah John K. Kolulun, S.Pd usai pemantauan.
Kadis Olfy Kalengkongan, S.Pd M.M.Pd tampak foto bersama kepala sekolah John K. Kolulun, S.Pd dan guru usai pemantauan.

MINUT, Mediamanado – Pelaksanaan ujian sekolah jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Minahasa Utara banyak dilaksanakan secara Luring. Diantaranya yang dilakukan oleh SMP Negeri 1 Dimembe di Tatelu.

POSE: Kadis Pendidikan Minut foto bersama Kepala Sekolah dan guru-guru SMP Negeri 1 Dimembe.
POSE: Kadis Pendidikan Minut foto bersama Kepala Sekolah dan guru-guru SMP Negeri 1 Dimembe.

Kepala Dinas Pendidikan Minut Olfy Kalengkongan turut melakukan pemantauan dan peninjauan di sekolah, melihat langsung proses ujian Daring bagi 190 peserta didik kelas sembilan pada Senin 19 April 2021. Kadis Olfy dalam penyampaiannya, mengingatkan penerapan protokol kesehatan agar diperketat.

“Pelaksanaan diharapkan tetap memperhatikan prokes, karena jangan sampai terjadi cluster baru saat ujian sekolah ini. Meski dilaksanakan secara daring, di SMP Negeri 1 Dimembe ada juga dilaksanakan secara Luring. Saya menghimbau agar pengajar dan pengawas serta peserta didik dilengkapi APD saat ujian berlangsung,” tutupnya.

Kepsek John Karel Kolulun, S.Pd tampak mendampingi Kadis Pendidikan memantau pelaksanaan ujian luring.
Kepsek John Karel Kolulun, S.Pd tampak mendampingi Kadis Pendidikan memantau pelaksanaan ujian luring.

Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Dimembe, John Karel Kolulun dalam laporannya, bahwa pihaknya melaksanakan ujian Daring bagi 190 siswa-siswi yang didalamnya Luring sekitar 20 siswa di satu titik.
20210512_170910
“Kami melaksanakan ujian secara ketat terhadap protokol kesehatan. Sebab ini yang paling penting. Dimana, ujian sekolah di SMPN Dimembe turut dikunjungi oleh Kepala Dinas di hari pertama, Koordinator pengawas pada hari ke dua, di hari ke tiga dikunjungi oleh pengawas mata pelajaran sebanyak 3 orang, selanjutnya di hari ke empat mendapat kunjungan pengawasan oleh Kepala Bidang Pembinaan pak Ferry Bensuil dan hari terakhir oleh Sekertaris Dinas Ibu Pettra Enoch,” tukasnya. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *